NTB

Belasan Jabatan Kepala OPD Pemprov NTB Masih Lowong Setelah Mutasi

Istimewa
JABATAN LOWONG - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memutasi 76 pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (30/4/2025). Masih ada jabatan yang lowong saat ini yakni sebanyak 15 kepala organisasi perangkat daerah (OPD). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memutasi 76 pejabat di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (30/4/2025). 

Mutasi pejabat Pemprov NTB ini terdiri dari 26 eselon II dan 50 eselon III.

Iqbal mengatakan mutasi ini untuk memastikan mesin birokrasi yang dipimpinnya bisa bekerja cepat dengan menempatkan para pejabat sesuai dengan kemampuannya berdasarkan hasil 'job fit.'

"Tidak ada yang di-nonjob-kan, posisinya diubah supaya di area-area prioritas kita mulai berlari," kata Iqbal, Rabu (30/4/2025).

 

Iqbal berharap para pejabat baru ini fokus untuk bekerja, karena mutasi ini bertujuan untuk membangun manajamen talenta.

Meski demikian, masih ada jabatan yang lowong saat ini yakni sebanyak 15 kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Jabatan lowong bertambah satu karena Roni Yuhairi yang menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) beralih menjadi fungsional.

Jabatan lowong lainnya yakni Kepala Bappenda, DPMPTST, Dinas Perhubungan, Disnakkeswan, Disnakertrans, Biro Organisasi, Inspektorat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Biro Pemerintahan.

Iqbal akan membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk mengisi kekosongan eselon II dan skema beauty contest untuk eselon III.

"Minggu depan kita mulai menyusun pansel-nya untuk yang lowong-lowong, termasuk eselon III kita mulai beauty contest," ucap Iqbal.

Mantan Dubes Indonesia untuk Turki itu mengatakan, rotasi pejabat ini belum optimal untuk mendukung kerja gubernur sehingga membuka peluang untuk melakukan mutasi kembali. 

(*)