NTB
Langkah Pemkab Bima Efisiensi Anggaran: Genjot PAD, Kurangi Perjalanan Dinas
Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Andi Hujaidin
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Pemerintah Kabupaten Bima berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menindaklanjuti Instruksi Presiden tentang dengan efisiensi anggaran.
Kabag Prokopim Setda Kabupaten Bima Suryadin mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bima akan menggarap maksimal seluruh PAD untuk menunjang program-program pembangunan.
Suryadin mengungkap cara ini dilakukan agar pemerintah Kabupaten Bima tidak bergantung pada dana transfer pusat.
"Kita optimis semua bisa dilaksanakan, tentu OPD juga harus bisa melakukan inovasi-inovasi misalnya di tingkat daerah potensi-potensi pendapatan daerah harus ditingkatkan jadi tidak tergantung ke anggaran pemerintah pusat sehingga kegiatan pembangunan tetap berjalan," terangnya saat dihubungi Kamis (13/2/2025).
Pemkab Bima menindaklanjuti Inpres Efisiensi Anggaran dengan mengeluarkan surat Sekretaris Daerah.
EFfisiensi anggaran Pemkab Bima akan dilakukan tanpa menunggu penyesuaian di APBD perubahan.
Suryadin mengatakan bahwa saat ini anggaran dari pusat telah terblokir pada beberapa pos.
"Kan langsung pusat yang blokir akunnya, jadi uangnya tidak dikirim sudah di sana diblokir. Tidak di sini eksekusinya. Di pusat. Jadi dikunci di sana nggak bisa masuk ke kas daerah," ujarnya.
"Yang pos lainnya kita akan lihat lagi nanti, misalnya perjalanan dinas 50 persen nah angka itu akan disesuaikan ke depannya untuk porsi anggarannya.
"Kalau hanya sosialisasi mungkin nggak usah, kalau Bimtek yang harusnya empat orang berangkat ya ke depan cukup satu orang saja," tandasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kantor-bupati-bima-12022025jpg.jpg)