NTB

OPD di KSB Diminta Serius Tangani Bencana

Istimewa
Pj Sekretaris Daerah KSB Mulyadi saat rapat tanggap bencana, pada Senin (6/1/2025). Masyarakat Sekongkang dan Maluk masih membutuhkan bantuan terkait air bersih, lauk pauk dan berbagai kebutuhan sehari-hari. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Semua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta benar-benar menangani bencana alam.

Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah KSB Mulyadi saat rapat tanggap bencana, pada Senin (6/1/2025).

"Seluruh OPD terkait untuk bisa menangani berbagai persoalan warga sesuai dengan tupoksinya masing-masing," kata Mulyadi 

Ia mengatakan untuk penanganan kebutuhan beras, merupakan tugas Dinas Ketahanan Pangan KSB untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang terdampak.

Baca juga: Sempat Terputus Akibat Banjir, Jalan Penghubung Sekongkang-Tongo KSB Kini Sudah Bisa Dilalui

"Untuk kebutuhan air bersih kami sudah menurunkan tangki air dan telah berkoordinasi dengan PDAM, Bank NTB, untuk mensuplay air bersih ke tempat bencana," ujarnya.

Sementara untuk kebutuhan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat ditangani Dinas Sosial KSB.

Untuk penanganan kerusakan sekolah-sekolah ditangani oleh Dinas Dikbud KSB.

Kemudian untuk penanganan kebersihan pasca terjadinya bencana ditangani Dinas LH KSB.

"Untuk mengkoordinir arus bantuan dari berbagai pihak dan tempat pengaduan masyarakat, Dinsos KSB bersama Tagana mendirikan Posko di berbagai tempat di Kecamatan Maluk dan Kecamatan Sekongkang. Semua tugas tersebut terkoordinir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," terangnya.

Baca juga: Banjir Bandang Rendam 2 Desa di Sumbawa, 84 Jiwa Terdampak 

Mulyadi meminta kepada OPD agar pelayanan penanganan tanggap darurat agar dapat ditangani mulai hari ini juga agar masyarakat segera dapat dibantu.

"Saya berharap kepada semua Kepala OPD agar dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan kesepakatan hasil rapat kita pada pagi hari ini, dan dilaksanakan dengan segera," tegasnya 

Terpisah Plt. Kalak BPBD Syarifuddin melaporkan kejadian banjir yang melanda Kecamatan Maluk dan Kecamatan Sekongkang yang menyebabkan beberapa rumah warga dan fasilitas publik ikut terdampak. 

Ia menerangkan ruas jalan yang bermasalah akibat terjangan air telah dapat ditangani pihak PT. AMNT dengan cara membuat jembatan sementara.

"Saat ini aktivitas lalulintas yang menghubungkan berbagai Desa di kecamatan Sekongkang sudah normal," katanya.

"Saat ini, masyarakat masih membutuhkan bantuan terkait air bersih, lauk pauk dan berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat yang ada di Kecamatan Sekongkang dan Kecamatan Maluk," pungkasnya.

(*)