NTB

Parade Kebudayaan Meriahkan Puncak Hari Ulang Tahun KSB Ke -21

Rozi Anwar
Kemeriahan hari puncak Ulang Tahun KSB yang ke 21 tahun dengan menampilkan sejumlah khas Suku dari berbagai daerah pada Rabu (20/11/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Puncak perayaan hari ulang tahun Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang ke 21 tahun, dimeriahkan dengan parade kebudayaan berbagai macam susku yang mendiami daerah tersebut, Rabu (20/11/2024)

Puncak Hari Ulang Tahun KSB kali ini diikuti ribuan masyarakat.

Dari pantauan TribunLombok.com sejumlah suku menampikan ciri khas dengan menggunakan pakaian adat masing-masing.

Setidaknya ada tujuh suku yang eksis di daerah tersebut selain suku asli Sumbawa, yakni ada suku Sasak Lombok, Suka Sunda, Suku Sulawesi Selatan, suku Sumbawa, Suku Mbojo, Bali, NTT.

"Semua etnis yang menampilkan dirinya pada parade tersebut merupakan orang yang bermukim di sini, jadi banyak masyarakat luar Sumbawa yang mengisi KSB ini," kata Mulyadi PJ Sekertaris Daerah.

Meskipun pun banyak suku yang bermukim di KSB  tersebut, menurutnya masyarakat tidak pernah terbentur dan berkonflik antar suku dan etnis di Kabupaten Sumbawa Barat ini.

"Itu hebatnya di KSB ini tidak ada yang ada cekcok samapi berkonflik antar suku, Alhamdulillah damai dan harmonis antar suku di sini," ujarnya.

Baca juga: Lapas Sumbawa Besar Tegaskan Komitmen Zero Halinar: Bebas Narkoba hingga Pungli

Mulyadi mengharapkan di usia KSB yang ke 21 ini, semoga menjadi kabupaten yang terus menjadi kabupaten yang aman, tenteram dan harmonis.

"Semoga KSB ini tetap menjaga keamanan dan kenyamanan setiap orang yang bermukim di sini meskipun dari suku yang berbeda-beda," harapnya.

Sebelumnya Pemda setempat telah meresmikan Galeri Informasi Budaya KSB yang diresmikan pada 18 November 2024.

Terpisah Pjs Bupati KSB Julmansyah berharap dengan adanya Galeri Informasi Sejarah KSB ini merupakan kado istimewa untuk Ulang Tahun KSB yang ke 21 tahun berdiri.

"Galeri Informasi Sejarah itu merupakan kado istimewa untuk KSB, Galeri Informasi Sejarah itu merupakan tempat edukasi kepada anak-anak kita yang akan datang juga menjadi simbol perdamaian masyarakat KSB," katanya.

Julmansyah berharap dengan adanya Galeri Informasi Sejarah tersebut merupakan tempat sejarah yang harus dirawat oleh pemerintah dan masyarakat KSB.

"Siapapun Bupati dan Wakil Bupati yang akan datang agar Galeri Informasi Sejarah dirawat dan semoga menjadi musium KSB," pungkasnya. 

(*)