NTB

Tragedi Beruntun di Rinjani, Pendaki Mancanegara Jadi Korban Terbaru

Dok. Istimewa
Ilustrasi proses evakuasi korban yang terjatuh di Gunung Rinjani. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gunung Rinjani kembali memakan korban, kali ini seorang wisatawan mancanegara terjatuh di letter E saat menuju ke puncak gunung, Rabu (9/10/2024) pagi.

Pendaki tersebut tergelincir hingga kedalaman 40 meter ke arah Danau Segera Anak, tepat dijalur pendakian letter E Gunung Rinjani.

Ketua Pokja World Class Mountaineering Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Budi Soesmadi membenarkan peristiwa tersebut.

"Lokasi jatuh menurut informasi di bawah letter E, jalur menuju Puncak Rinjani, korban alhmdulillah masih selamat," kata Budi.

Budi belum mengetahui kronologi peristiwa terjatuhnya pendaki tersebut, dia juga belum menerima terkait identitas korban.

"Terjatuh sekitar 40 meter, korban merupakan WNA, sudah dievakuasi," jelasnya.

Sebelumnya juga gunung tertinggi ketiga di Indonesia memakan korban, remaja asal Jakarta berusia 16 tahun terjatuh usai melakukan pendakian ke puncak Rinjani.

Remaja tersebut sempat dikabarkan hilang, setelah delapan hari pencarian remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 200 meter.

Baca juga: Sepekan Pencarian Pendaki Jakarta Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Manfaatkan Drone Thermal

Korban ditemukan melalui pantauan dron thermals milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram.

Sebelumnya juga seorang WNA asal Rusia terjatuh disekitar Pos II Gunung Rinjani via Sembalun, WNA tersebut diduga melakukan pendakian secara ilegal sehingga dia berusaha menghindari pemeriksaan petugas di Pos II.

Naas dia terjatuh dan ditemukan bersimbah darah dan kakinya patah. Ditempat yang sama juga pendaki asal Malaysia tergelincir ke jurang sedalam puluhan meter, dia berhasil diselamatkan diselamatkan oleh petugas. 

(*)