MotoGP
Pesan Perpisahan Gigi Dall'Igna Usai Pramac Pindah ke Yamaha
Pesan perpisahan Manajer Umum Ducati Corse Gigi Dall'Igna ke pada Pramac Racig yang pindah ke Yamaha
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ducati dan Pramac Racing resmi berpisah setelah selama 20 tahun menjalin kebersamaan.
Keputusan ini menandai berakhirnya era kejayaan bagi kedua belah pihak, dan membuka jalan bagi petualangan baru di masa depan.
Meski berpisah, baik Ducati maupun Pramac Racing tetap saling menghormati dan menghargai kontribusi satu sama lain.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Paolo Campinoti dan tim Pramac Racing atas semua yang telah mereka berikan selama 20 tahun terakhir.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih secara pribadi kepada Paolo Campinoti atas semua tahun yang telah kita lalui Bersama" kata Domenicali dikutip Crash.
Senada dengan Domenicali, Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan kerja keras tim Pramac Racing.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Paolo Campinoti dan tim Pramac Racing atas semua komitmen, dedikasi, dan kerja keras yang telah kami lakukan bersama dalam 20 tahun kolaborasi ini," ujar Dall'Igna.
Meskipun menyyangkan perpisahan ini, Dall'Igna menekankan pentingnya untuk tetap fokus pada masa kini dan memberikan dukungan penuh kepada Pramac Racing, Jorge Martín, dan Franco Morbidelli untuk mencapai hasil terbaik di sisa musim 2024.
“Hubungan kami dimulai pada tahun 2005, dan kami telah mencapai tonggak penting bersama. Pramac Racing menjadi tim Ducati independen pertama yang memenangkan balapan di MotoGP dan beberapa kali meraih gelar Juara Dunia Beregu pada tahun 2023, serta gelar Tim Independen Terbaik," kata Dall'Igna.
Masa Depan Cerah Menanti
Meskipun Ducati akan kehilangan salah satu tim satelitnya yang paling sukses, mereka tetap optimis dalam menatap masa depan. Dengan tim pabrikan yang kuat dan talenta muda berbakat seperti Jorge Martin diyakini masih mampu bersaing di papan atas MotoGP.
Di sisi lain, Pramac Racing memulai lembaran baru yang penuh peluang dengan Yamaha. Pabrikan Jepang tersebut terkenal dengan teknologi inovatif dan komitmennya terhadap pengembangan pembalap muda. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa Pramac Racing kembali meraih kejayaan di MotoGP.
Yamaha menyambut baik tim satelit tradisional, Prima Pramac Racing yang akan menerima motor YZR-M1 dengan spesifikasi pabrikan yang sama seperti tim Monster Energy Yamaha MotoGP.
Baca juga: MotoGP Belanda: Bagnaia Memburu Pole Position
“Kemitraan baru dengan Prima Pramac Racing akan mengambil bentuk yang berbeda dari yang kami lakukan sebelumnya,” kata Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, dikutip MotoGP.com, Jumat (28/6/2024).
Lebih dari sekadar tim satelit, Yamaha memberikan kepercayaan penuh kepada Prima Pramac Racing untuk berkembanu di Yamaha.
"Targetnya adalah untuk mempercepat pengembangan motor, yang tetap menjadi prioritas utama YMC dan YMR dalam upaya kami untuk kembali ke jalur kemenangan, serta memiliki empat pembalap kompetitif di kejuaraan MotoGP dalam dua tim kelas atas," jelas Jarvis.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Manajer-Umum-Ducati-Corse-Gigi-DallIgna-2024.jpg)