NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Konflik Rusia vs Ukraina

Dalam Sekejap Tenatra Rusia Hancurkan Howitzer Buatan NATO

Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, tampak pasukan Rusia menembakkan bom artileri ke arah pasukan Ukraina di kawasan hutan.

Editor: Sirtupillaili
Telegram MoD Russia
Gumpalan asap artileri howitzer FH-70 152mm buatan NATO yang hancur ditembak pasukan Rusia. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Unit artileri Rusia berhasil menghancurkan senjata howitzer buatan NATO yang selama ini digunakan pasukan Ukraina.

Video detik-detik tentara Rusia menghancurkan senjata buatan NATO tersebut beredar di media Telegram, pada Senin 28 Agustus 2023.

Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, tampak pasukan Rusia menembakkan bom artileri ke arah musuh.

Unit artileri Central MD D-20 dan Msta-B menarik howitzer dalam perang kontra-baterai untuk menghancurkan howitzer FH-70 152mm buatan NATO, tepatnya di arah Krasny Liman.

Dalam sekejap, unit artileri Rusia memusnahkan kendaraan lapis baja dan sekelompok tentara di kawasan hutan tersebut.

Baca juga: Serangan Pasukan Rusia Tak Terbendung, Tentara Ukraina Kembali Berguguran

Tembakan Rusia berhasil mengenai sasaran karena kerja sama yang baik antara kru kendaraan udara tak berawak dan kru sistem radar pengintaian artileri.

Prajurit berhasil menghancurkan target pada jarak hingga 20 kilometer.

Mereka terlibat dalam perang kontra-baterai dengan howitzer artileri Angkatan Bersenjata Ukraina.

Dalam pertempuran itu, unit artileri Central MD pun berhasil memusnahkan howitzer buatan NATO tersebut.

Terpisah, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov dalam rilisnya melaporkan, secara keseluruhan, selama operasi militer khusus, hingga 27 Agustus 2023, Rusia telah menghacurkan 466 pesawat terbang dan 247 helikopter, 6.152 kendaraan udara tak berawak, 433 sistem rudal pertahanan udara, 11.527 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.145 kendaraan tempur yang dilengkapi dengan MRLS, 6.079 meriam artileri lapangan dan mortir, serta 12.463 unit peralatan militer milik Ukraina.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved