NTB
Nama di Luar Usulan Dewan Disebut Masih Punya Peluang Jadi Pj Gubernur NTB
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mengusulkan tiga nama calon Penjabat Gubernur NTB.
Meski demikian, nama Rektor UIN Mataram Prof Masnun Tahir yang disebut paling banyak dapat dukungan masyarakat malah absen dari daftar usulan dewan.
Peneliti Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (Pusdek) UIN Mataram Ihsan Hamid mengatakan, nama nama yang tidak lolos di DPRD masih memiliki peluang.
Tidak hanya Masnun Tahir, tapi juga Penggerak Swadaya Masyarakat pada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nurdin Ibrahim serta Dirjen SPDPPI Kemenkominfo Ismail.
Baca juga: Mendagri Tetapkan Calon Pj Gubernur Akhir Agustus 2023: Sumut, Jabar, Jateng, Jatim, Hingga NTB
"Selama belum dilantik, semua nama yang pernah muncul berpeluang terjadi," kata Ihsan saat dihubungi TribunLombok.com, Selasa (8/8/2023).
Dosen UIN Mataram tersebut menjelaskan, beberapa provinsi lain di Indonesia justru dipimpin Pj Gubernur yang tidak diajukan DPRD.
Sehingga menurut Ihsan, nama Ketua PWNU NTB itu masih memiliki peluang bahkan bisa menjadi kejutan.
"Bisa jadi Prof Masnun jadi kejutan, inikan soal regulasi cara mensiasati secara administrasi. Kalau mereka tolak di sini, bisa saja muncul di pusat," kata Ihsan.
Dia menilai Masnun sangat layak memimpin NTB dalam masa transisi kepemimpinan.
Mengingat tantangan yang sangat besar, apalagi dalam mengawal pesta demokrasi.
Sosok pimpinan yang dibutuhkan adalah yang memiliki daya rekat yang kuat.
"Masa Pemilu banyak menimbulkan resistensi konflik sosial, ini membutuhkan sosok yang mampu menyatukan itu semua," jelasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/masnun-tahir-22012023.jpg)