NTB
Rahman Senang Bisa Jual Puluhan Buah Kelapa Muda Saban Hari di Kopang
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Dion DB Putra
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Air kelapa muda yang segar senantiasa menjadi buruan masyarakat.
Saat cuaca panas, air kelapa muda bisa diolah menjadi minuman es kelapa muda yang memupus dahaga.
Pada bulan Ramadan seperti saat ini, air kelapa muda merupakan satu di antara pilihan minuman untuk berbuka puasa.
Tak kenal cuaca, baik panas maupun hujan, es kelapa muda selalu menjadi buruan masyarakat untuk berbuka puasa.
Hal itu diakui H. Rahman, seorang pedagang kelapa muda di Kopang, Lombok Tengah.
"Walaupun hujan seperti dua hari ini, pasti ada saja pembeli kelapa," ucapnya menjawab TribunLombok.com, Sabtu (25/3/2023).
Dikatakannya, banyak warga yang membeli kelapa muda di lapaknya menjelang waktu buka puasa.
"Menjelang berbuka pasti banyak yang mencari kelapa muda ini, baik diminum langsung ataupun dijadikan es campur," tuturnya.
Saban hari, kata Rahman, puluhan buah kelapa muda yang terjual. "Setiap hari pasti ada saja, bisa sampai puluhan yang terjual, tergantung cuaca juga. Jika cuaca normal nggak hujan mungkin lebih," ungkapnya.
Rahman menjual satu buah kelapa muda Rp 8 ribu atau lebih murah dibandingkan yang dijual pedagang lain di angka Rp 10 ribu per buah.
Rahman mengaku selalu menjual kelapa muda yang baru dipetik. Setiap hari dia biasa membeli sebanyak 100 buah kelapa muda langsung dari petani.
"Kita jamin semuanya muda, nggak ada yang tua, pembeli juga bisa langsung membuka kelapanya di sini," ujarnya.
Seorang penggemar kelapa muda, Ulinda mengakui es kelapa memang menjadi minuman andalannya untuk berbuka puasa.
"Selepas menahan dahaga selama berhari-hari, manis alami air kelapa seolah menghilangkan dahaga puasa," kata Ulinda.
Gadis asal Retot, Desa Pajangan itu membeli kelapa sebanyak lima buah. "Untuk pelengkap menu keluarga berbuka," tandasnya. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Rahman-layani-pembeli-kelapa.jpg)