NTB

Ibu dan Balita di Kota Bima Tersambar Petir

Dok.Istimewa
Erna, warga di Kota Bima yang terkena petir saat duduk makan di saung bersama seorang Balita, dilarikan ke RSUD Bima dan mengalami luka bakar pada bagian pahanya. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Seorang ibu dan balita di Kota Bima tersambar petir pada Jumat (24/2/2023) sekira pukul 14.00 WITA.

Erna dan anaknya yang berusia 3,5 tahun, sedang berada di lapak dagangannya di Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur.

Kapolsek Rasanae Timur, Iptu Suratno yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut keterangan sejumlah saksi, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, korban sedang makan nasi menggunakan piring seng.

Seketika tiba-tiba korban disambar petir, hingga jatuh tergeletak di tanah bersama anaknya.

Baca juga: Diguyur Hujan Sejak Siang, Sebagian Wilayah Kota Bima Direndam Banjir

"Bersamaan dengan bunyi petir, korban dilihat warga jatuh tergeletak bersama anaknya," beber Iptu Suratno mengutip keterangan suami korban.

Warga sekitar yang melihat kejadian, bergegas menuju korban yang saat ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Warga langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari hasil pemeriksaan dokter, kata Suratno korban saat ini sudah sadar dan baik-baik saja.

"Korban masih dirawat di RSUD dan sudah sadar juga. Sementara anaknya dalam kondisi baik-baik saja, tidak sampai dibawa ke RS," terangnya.

Selain memantau kondisi korban, jajaran Polsek Rasanae Timur kata Suratno juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ditemukan Barang Bukti (BB) berupa piring seng yang digunakan untuk makan oleh korban, terbakar.

"Piring yang digunakan korban terbakar dan terkelupas di bagian dasarnya," tandas Suratno.

(*)