Profil PT SMS, Perusahaan Perkebunan Tebu dan Produsen Gula Terbesar di Nusa Tenggara Barat

Pabrik Gula Tambora dirancang berkapasitas 5.000 Ton Cane per Day (TCD) dan dapat dikembangkan hingga 10.000 TCD.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Dion DB Putra
FOTO PT SMS
Truk pengangkut tebu yang akan diproduksi menjadi gula di PT SMS di Tambora, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut ini profil PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) merupakan perusahaan perkebunan tebu dan produsen gula terbesar di Nusa Tenggara Barat ( NTB) bahkan wilayah Indonesia timur.

PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) merupakan bagian dari SAMORA Group.

Sampai saat ini, PT SMS telah berhasil menanami tebu di area perkebunan inti (yang dikelola perusahaan) seluas ± 2.486 ha dari 5.540 ha luas izin usaha dan luas kemitraan ±2.614Ha.

PT SMS melibatkan orang-orang yang tinggal di dekat lokasi perkebunan untuk menjadi mitra bagi PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) guna meningkatkan kesejahteraan petani serta merasakan manfaat kehadiran perusahaan di Kabupaten Dompu, NTB, khususnya Kecamatan Pekat.

Pabrik Gula Tambora dirancang berkapasitas 5.000 Ton Cane per Day (TCD) dan dapat dikembangkan hingga 10.000 TCD.

Pembangunan dimulai sejak Maret 2014 dan giling perdana pada Juni 2016.

Keberadaan PG Tambora kedepan dapat menciptakan lapangan kerja untuk sektor inti ± 700 orang dan sektor penunjang hingga ±10.000 orang.

Sejauh ini perkembangan SMS secara langsung dapat meningkatkan perekonomian sektor riil dan sektor non riil seperti pertanian, transportasi, bangunan, keuangan, perdagangan, pajak dan jasa-jasa yang ada di Kabupaten Dompu.

Visi PT SMS menjadi perusahaan perkebunan tebu dan turunannya, serta industri gula terpadu terkemuka yang sehat dan efisien, serta berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Misi PT SMS membangun perkebunan tebu dan turunannya, serta pabrik gula terpadu yang menerapkan pola kerja sama kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani.

Tetap mengedepankan kejujuran, profesionalisme dan sistem usaha yang berkelanjutan guna mewujudkan kesuksesan dan kesejahteraan bersama.

Sebagaimana visi perusahaan serta berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah karyawan yang bekerja saat ini total 497 orang, terdiri dari sekitar 84 persen dari Nusa Tenggara Barat dan 16 persen luar NTB.

Berikut data hasil produksi perkebunan inti yang dikelola oleh perusahaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved