Liga 1 Indonesia

Bos Bali United Bersikap Realistis untuk Musim Ini, Tak Mudah Pertahankan Gelar

Bos Bali United, Pieter Tanuri bersikap realistis. Skuat asuhan pelatih Stefano Cugurra harus bermain di luar markas hingga akhir musim.

Editor: Dion DB Putra
TRIBUN SOLO
Dua pemain Bali United melakukan selebrasi dalam laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Manahan, Solo, Kamis (8/12/2022) malam. Bali United menang 3-0. Bos Bali United, Pieter Tanuri bersikap realistis untuk musim ini. Tekad mempertahankan gelar tidak melalui jalan yang mudah. 

TRIBUNLOMBOK.COM, GIANYAR - Kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 tak akan mudah bagi sang juara bertahan, Bali United.

Bos Bali United, Pieter Tanuri bersikap realistis. Skuat asuhan pelatih Stefano Cugurra harus bermain di luar markas hingga akhir musim.

Baca juga: Spaso Masih Optimistis Membawa Bali United ke Tempat Terbaik Liga 1 Indonesia

“Optimis tetap harus ada. Tapi terus terang tantangannya sulit karena Bali United di putaran kedua tidak bermain home melainkan away menjadi tim musafir. Kami menghormati keputusan tersebut demi kepentingan Piala Dunia U-20. Jika kembali juara musim ini, maka ini suatu mukjizat,” kata Pieter Tanuri.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, markas Bali United menjadi satu dari enam venue Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung pada bulan Mei hingga Juni 2023.

Dipta dan beberapa venue stadion lainnya akan direnovasi guna keperluan Piala Dunia U-20. Bali United menjalani delapan laga kandang di Kota Pelajar, Yogyakarta.

Stadion lainnya yang dipakai yakni Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Kebobolan tiga gol

Sementara itu, kekhawatiran Muhammad Ridho menjadi nyata. Ia kebobolan tiga gol saat menghadapi Persija Jakarta dalam laga pekan ke-18 putaran kedua Liga 1. Dua gol penyama skor dan penentu kemenangan tercipta saat injury time.

Ridho sejak beberapa pekan terakhir putaran pertama menjadi starter lantaran Nadeo Arga Winata bertugas membela Timnas. Dari sembilan penampilan bersama Bali United, Ridho kebobolan 13 gol.

Pada pertemuan kali kedua di musim ini, kekuatan Macan Kemayoran telah berbeda dan memberikan ancaman bagi Serdadu Tridatu. Ridho mengaku sudah mewaspadai hal ini. Ia menilai taktik Persija berbeda ketika bermain di kandang dan ditambah dukungan penuh dari suporter.

Ridho mengaku sudah mengantisipasi pemain Persija Jakarta yang paling merepotkan dan harus dihentikan pergerakannya di lapangan. Kata dia, Persija adalah tim yang pemainnya mampu merepotkan baris pertahanan lawan.

“Untuk saya pribadi ya, ada Riko Simanjuntak. Riko sangat bahaya karena dimana-mana pasti ada Riko dalam sebuah pertandingan melawan Persija. Saat Persija mengalami kebuntuan, masuknya Riko menjadi pemecah. Jadi Riko salah satu pemain berbahaya dari Persija selain pemain asing dan pemain lainnya,” kata Ridho.

Hasil akhir pun berbicara, meski Persija tidak diperkuat dua legiun asingnya yaitu Michael Krmencik karena menjalani sanksi Komdis dan Abdullah Yusuf Helal karena menjalani agenda Timnas Bahrain di Piala Teluk 2023, Persija mampu mengandaskan Bali United.

Ridho mengatakan, Persija Jakarta adalah tim besar dengan sejarahnya yang juga besar. "Persija tetaplah Persija dengan nama besar, sejarah yang bagus dengan materi pemain dan pelatih yang bagus," tuturnya.

Kehilangan bek Willian Pacheco juga memberikan dampak di lini belakang Serdadu Tridatu. Saat itu tampak kewalahan menahan gempuran Macan Kemayoran. Selain Riko Simanjuntak, beberapa pemain Persija Jakarta juga sejatinya harus diantisipasi, seperti Hanno Behrens dan Ondrej Kudela.

“Selain Riko dan pemain asing, pemain muda juga diwaspadai dalam laga lawan Persija, mereka juga punya motivasi lebih ketika bertemu Bali United. Apalagi di laga melawan PSS Sleman, pemain muda Persija yang sukses cetak gol,” pungkas Ridho. (ian/tribunbali)

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved