Rangkul 130 Group Kecimol, Dispar Lombok Timur Siap Sukseskan Festival Kecimol

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Timur siap mensukseskan gelaran Festival Kecimol yang akan di agendakan dalam beberapa hari ke depan ini.

Dok.Humas Lombok Timur
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur Iswan Rakhmadi bersama Sekda Lombok Timur H. M Juaini Taofik saat melakukan kunjungannya ke desa Pengadangan, Minggu (6/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Timur siap mensukseskan gelaran Festival Kecimol yang akan di agendakan dalam beberapa hari ke depan ini.

Hal itu dilakukan Pemda sebagai upaya mengembangkan destinasi maupun atraksi wisata di Kabupaten Lombok Timur.

Caranya adalah dengan terua memberikan perhatian kepada semua sektor secara proporsional.

"Pemda, sebagai bentuk pembinaan memberikan perhatian kepada komponen di berbagai sektor, termasuk festival kecimol yang diselenggarakan Asosiasi Kecimol NTB," tegas Kadia Dispar Lombok Timur, Iswan Rahmadi setelah di konfirmasi TribunLombok.com, Kamis (19/1/2023).

Dikatakan Iswan, dari segi pengembangan ekonomi kreatif, kelompok kecimol yang ada di Kabupaten Lombok Timur jumlahnya mencapai tak kurang dari 130.

Baca juga: Lirik Lagu Sasak Kelampan Kecimol, Bekecimol Gamaq Arik Langanku Mete

Ditegaskannya, 130 group kecimol ini juga adalah komponen yang perlu mendapat dukungan atau fasilitasi, oleh karenanya dukungan Pemda terhadap kegiatan tersebut harus sesuai porsi.

"Kalau dinilai secara materi, jumlahnya mencapai 10-20 persen untuk fasilitasi pembukaan kegiatan," terangnya.

Ditambahkan Iswan, kecimol sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian dalam bentuk pembinaan.

"Pembinaan itu salah satunya dalam bentuk fasilitasi," jelasnya.

Pembinaan yang dilakukan oleh asosiasi, maupun Pemerintah Daerah diharapkannya dapat mengurangi dampak negatif kecimol yang kerap disoroti masyarakat.

Asosiasi sendiri telah memberikan batasan dalam bentuk awik-awik bagi setiap grup kecimol, seperti larangan mengonsumsi alkohol dan narkoba serta meninggalkan porno aksi dan kesan seronok.

Bagi grup yang melanggar hal itu akan dikenai teguran hingga denda.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved