NTB

Selama 2022, Polres Lombok Barat Ungkap 209 Kasus, Pencurian hingga Narkoba

TRIBUNLOMBOK.COM/LALU GITAN
Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho saat menggelar rilis akhir tahun di Mako Polres Lombok Barat, Sabtu (31/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com Lalu M Gitan Prahana

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Selama tahun 2022, Polres Lombok Barat berhasil mengungkap sebanyak 209 kasus yang terjadi wilayahnya.

"Di mana crime clearance atau penyelesaian kasus sebanyak 135 kasus," ujar Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho saat menggelar rilis akhir tahun di Mako Polres Lombok Barat, Sabtu (31/12/2022).

Adapun rincian kasus-kasus tersebut di antaranya, prostitusi sebanyak 3 kasus dan judi sebanyak 10 kasus.

Kemudian pencurian dengan pemberatan atau curat sebanyak 12 kasus, pencurian dengan kekerasan atau curas sebanyak 4 kasus dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor sebanyak 2 kasus.

Baca juga: Pasca Ledakan di Polsek Astana Anyar, Polres Lombok Barat Tingkatkan Pengamanan

Sedangkan untuk tindak pidana umum yang ditangani oleh Polres maupun polsek totalnya sabanyak 182 kasus.

Selanjutnya untuk PPA sebanyak 22 kasus, tindak pidana tertentu sebanyak 2 kasus dan tindak pidana

"Total sebanyak 209 kasus dan crime clearance sebanyak 135 kasus," ungkap AKBP Wirasto Adi Nugroho.

Sedangkan untuk penangan miras pihaknya menyampaikan terdapat 127 kasus dengan 127 terduga pelaku dan barang bukti sebanyak 1381 botol miras ilegal.

Baca juga: Polres Lombok Barat Edukasi Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

"Kemudian untuk kasus narkoba kita telah menangai 44 kasus dengan tersangka sebanyak 53 tersangka," lanjut Kapolres.

Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, di antaranya berupa sabu-sabu sebanyak 217,14 gram.

Kemudian ganja sebanyak 997,28 gram, obat-obat terlarang sebnyak 207 butir dan uang sebanyak 127 juta.

Kapolres Lombok Barat mengungkapkan bahwa  miras ilegal dan narkoba ini merupakan musuh bersama.

"Sehingga di tahun 2023 kita tentu terus berkomitmen untuk meminimalisir kasus-kasus ini," harapnya.

Selanjutnya untuk penanganan kecelakaan lalu lintas selama tahun 2022, pihaknya berhasil menangani sebanyak 162 Kasus, dengan luka ringanm 178 kasus, luka berat 7 kasus dan korban meninggal sebanyak 43 orang.

"Ini juga yang menjadi sorotan kita, karena jumlah korban meninggal cukup banyak, sehingga di tahun 2023 nanti kita akan terus melakukan upaya dikmas lantas  kepada masyarakat agar dapat meminimalisir fatalitas kecelakaaan," pungkas AKBP Wirasto Adi Nugroho.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.