Berita Mataram

Sepeda Motor Pemuda di Mataram Dicuri Lawan Berkelahi, Awalnya Korban Kabur Karena Kalah Jumlah

Saat korban kembali ke Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, sepeda motor Honda Scoopy dan ponsel iPhone miliknya sudah raib diambil lawan berkelahi

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat (kiri) didampingi Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afrihadi menginterogasi pelaku pencurian motor saat berkelahi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Senin (26/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tiga pelaku pencurian sepeda motor dan HP ditangkap Polsek Ampenan.

Awalnya, para pelaku ini berkelahi dengan korban di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Namun, korban kabur meninggalkan Honda Scoopy di pinggir jalan karena sadar kalah jumlah dengan lawannya.

Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat korban dan dua rekannya hendak berkelahi dengan 7 orang di lokasi tersebut.

"Melihat tak seimbang, korban dan dua rekannya berusaha meninggalkan lokasi tersebut dengan melarikan diri," ujar Syarif saat konferensi pers didampingi Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afriadi, Senin (26/12/2022).

Baca juga: 3 Warga Kota Bima Selundupkan Sabu 169 Gram Dalam Paket Sepatu, Ditangkap Polisi saat Ambil Barang

Sementara, sepeda motor korban ditinggal di lokasi kejadian.

Ponsel korban pun tertinggal di laci depan sepeda motornya.

Setelah merasa keadaan sudah aman, beberapa saat kemudian korban bersama rekannya kembali ke lokasi kejadian.

"Namun, korban tidak menemukan sepeda motornya ditempat kejadian," kata Syarif.

Polsek Ampenan menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan pengaduan dari korban.

Tak berselang lama, para pelaku pun diketahui identitasnya kemudian ditangkap.

Ketiga tersangka yang diamankan yakni I (23) warga Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, kemudian YH (17) dan MHP (17) asal Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

“Pelaku diketahui ada niatan untuk menjual barang milik korban, yakni sepeda motor dan ponsel milik korban,” ucap Syarif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved