NTB

Bupati Lombok Tengah: Birokrasi Harus Segera Berubah!

Dok.Humas Loteng
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat memimpin apel Hari Korpri Ke-51 di halaman kantor Bupati Lombok Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Hari Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) diharapkan menjadi momentum perubahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Anggota Korpri adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.

Mereka ada untuk memastikan pemerintah hadir di seluruh aspek kehidupan masyarakat.

"Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada masyarakat, daerah, dan negara" kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, dalam rilisnya, Sabtu (3/12/2022).

Saat ini, kata Lalu Pathul Bahri, ASN berada di era yang berubah dengan cepat. Sangat berbeda dengan 30 tahun lalu.

Baca juga: Pemda Lombok Tengah Siapkan Rp1,4 Miliar untuk Pendidikan Anak Yatim Piatu

Kini revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan.

Bukan hanya mengubah cara berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan.

Dalam menghadapi perubahan itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh takut.

Mereka diminta harus menghadapi perubahan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru.

"Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik," kata Lalu Pahul Bahri.

Karena itu, Lalu Pathul Bahri mengajak seluruh anggota Korpri mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan.

Tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear, dan tidak ada lagi kerja rutinitas.

"Birokrasi harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan" tambah Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.

Bupati mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi.

Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan masyarakat, harus dipangkas.

"Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi. Maka dalam waktu yang dekat, kita akan segera melaunching mall pelayanan publik sebagai langkah nyata kita menyosong perubahan tersebut" jelasnya.

(*)