Sekeluarga Meninggal di Magelang

Anak di Magelang Sudah Dua Kali Racuni Keluarganya, Polisi: Percobaan Pertama Korban Cuma Muntah

Rencana pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya ini dilakukan sebanyak dua kali oleh seorang anak di Magelang, Jawa Tengah.

Editor: Irsan Yamananda
Grafis-Tribun-Video
Ilustrasi - Rencana pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya ini dilakukan sebanyak dua kali oleh seorang anak di Magelang, Jawa Tengah. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah.

Sosok terduga pembunuh keluarga di Magelang itu adalah anak kedua korban yang berinisial DDS.

Perlu diketahui, para korban yang berinisial AA (Ayah), HR (Ibu) dan DK (Anak pertama) ditemukan meninggal dunia di Jalan Sudiro, No.2,  Gang Durian, RT10/RW1, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Setelah melakukan pemeriksaan, polisi menarik kesimpulan bahwa para korban tewas karena diracun.

Kini, DDS mengakui bahwa dirinya yang melakukan tindakan keji itu kepada keluarganya sendiri.

Polisi mengatakan, DDS sudah merencanakan pembunuhan sebanyak dua kali.

Percobaan pertama dilakukan pada 23 November 2022 lalu.

Saat itu pelaku menaruh racun jenis arsenik di minuman dawet yang sengaja dibelinya.

Kemudian dawet-dawet itu diberikan kepada orang tua, kakak serta beberapa orang lainnya.

"Rabu sudah mencoba (meracuni korban), tapi kadar racunnya rendah sehingga hanya membuat korban muntah-muntah," ungkap Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zaku.

Pelaku kembali melakukan aksinya setelah percobaan pertama gagal.

Kali ini, ia menaruh racun di teh dan es kopi para korban.

Percobaan ini dilakukan pada hari Senin (28/11/2022) kemarin.

Pelaku menaruh racun sebanyak dua sendok teh ke minuman yang diminum oleh para korban hingga akhirnya meninggal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved