Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika atau Buriram Thailand, Mana yang Lebih Mudah Ditaklukkan Juara Asia Andi Gilang?

Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) memiliki pendapat soal karakter Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Buriram.

Penulis: Sinto | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Penampilan gemilang dan heroik ditunjukkan para pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) musim 2022.

Pada seri terakhir yang diselenggarakan di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, para pembalap mendominasi podium dalam dua race yang diselenggarakan Sabtu-Minggu, 19-20 November 2022.

Bahkan Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) mampu menyapu bersih podium pertama dalam dua race.

Mereka sekaligus mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara ARRC kelas Supersport (SS) 600.

Gelar juara kelas SS600 menjadi prestasi membanggakan hasil pembinaan pembalap muda Indonesia yang dimulai sejak Astra Honda Racing School hingga mengaspal di berbagai ajang balap.

Baca juga: Juara Asia SS600 2022 Andi Gilang Rayakan Selebrasi Kemenangan di Sirkuit Mandalika

Karakter Sirkuit Buriram Thailand dan Sirkuit Mandalika

Kepada wartawan Tribun Lombok, Andi Gilang mengungkapkan bagaimana karakter Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Buriram Thailand.

Menurut Gilang, hampir semua sirkuit sebenarnya tidak gampang untuk ditaklukkan.

Akan tetapi, Gilang merasakan karakter Sirkuit Mandalika dengan Sirkuit Buriram itu berbeda.

"Buriram itu sirkuitnya lebih stone & gold sementara Sirkuit Mandalika lebih seperti high speed corner atau banyak tikungan kencangnya," terang Gilang yang merupakan pembalap asli Bulukumba, Sulawesi Selatan ini.

Sirkuit Qatar Favorit Gilang

Lebih lanjut Gilang mengungkapkan, dirinya lebih mudah untuk melakukan adaptasi kadang-kadang tergantung dari pembalap masing-masing.

"Saya sendiri lebih mudah beradaptasi di Sirkuit Qatar karena pada tahun 2015 Gilang pertama kali juara di balapan internasional karena Gilang posisi satu di kelas Asia Talent Cup," tambah Gilang yang pernah merasakan atmosfer balapan Moto2 dan Moto3 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved