Berita Lombok

Pol Airud Polres Lombok Timur Tangkap 11 Orang Pengeboman Ikan di Pulau Maringkik

Sebanyak 11 orang pengebom ikan ditangkap Sat Pol Airud Polres Lombok Timur berhasil menangkap Potassium di Gili Kere, Desa Maring, Lombok Timur.

Dok.Polres Lotim
Para penangkap ikan yang ditangkap Sat Pol Airud Polres Lombok Timur karena diduga mengebom ikan di Pulau Maringkik, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sat Pol Airud Polres Lombok Timur berhasil menangkap 11 orang terduga penangkap ikan menggunakan bahan kimia jenis Potassium di Gili Kere, Desa Maringkik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (10/11/2022).

"11 orang terduga diamankan karena menangkap ikan menggunakan bahan Kimia jenis Potassium," kata Kasat Pol Airud Polres Lombok Timur AKP Sudarman yang dimintai keterangan TribunLombok.com, Jumat (11/11/2022).

Hal tersebut jelas tidak diperbolehkan karena melangar Pasal 8 Ayat (1) Jo pasal 84 ayat (1) Undang-Undang Nomor RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Lebih lanjut Sudarman menerangkan, penangkapan 11 orang tersebut berkat adanya laporan Masyarakat pada pukul 01.00 WITA.

Dalam laporan itu, dinyatakan bahwa ada beberapa orang yang melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan kimia Jenis potassium.

Baca juga: Polres Lombok Timur Terjunkan 62 Personel untuk Amankan WSBK Mandalika 2022

"Menindak lanjuti hal tersebut kami dari Satuan Pol Airud langsung melakukan penyelidikan dan tidak berselang lama sekira pukul 05.00 WITA, para terduga berhasil kami tangkap lengkap dengan beberapa barang bukti," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kasi Humas Iptu Nikolas Osman mengatakan, 11 orang terduga masing – masing berinisial AH, R, LS, SA, SU, MN, US, M, R, A dan SO.

Lebih lanjut Osman mengungkapkan Sat Pol Airud juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

Adapun barang bukti yang ada diantaranya enam buah panah ikan, 11 buah sorok, 11 buah bosang, 44 biji racun yang diduga potassium, 292 ekor ikan puntik ukuran antara 10 cm hingga 25 cm.

Kemudian 258 ekor ikan jenis bante ukuran antara 10 cm hingga 20 cm, 136 ekor ikan jenis Buluk ukuran antara 5 cm hingga 15 cm.

"Saat ini 11 orang terduga dan barang bukti diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut," tutur Nikolas.

Iptu Nikolas Osman menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat bersama-sama mematuhi setiap aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved