Berita Lombok Tengah

Paripurna DPRD Loteng: Sejumlah Dinas Berubah Nomenklatur dan Perangkat Daerah Bertambah

Dengan adanya Perda ini sejumlah perangkat daerah di Lombok Tengah mengalami perubahan nomenklatur dan ada ketambahan perangkat daerah.

Penulis: Sinto | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Rapat paripurna DPRD Lombok Tengah, Rabu (5/10/2022). Dalam rapat ini DPRD Loteng mengesahkan Perda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Tengah atau DPRD Loteng menggelar rapat paripurna, Rabu (5/10/2022).

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Loteng M Tauhid, didampingi Wakil Ketua I H lalu Rumiawan, Wakil Ketua III HM Mayuki. Hadir pula Sekretaris DPRD Loteng Suhadi Kana.

Baca juga: Lombok Tengah Target PAD dari WSBK Mandalika 2022 Naik 2 Kali Lipat

Dari unsur pemerintah Kabupaten Lombok Tengah hadir dalam rapat itu Sekretaris Daerah H Lalu L Firman Wijaya, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah daerah Loteng dan Forkopinda Loteng.

Dalam rapat ini DPRD Loteng mengesahkan Perda tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Dengan adanya Perda ini sejumlah perangkat daerah di Lombok Tengah mengalami perubahan nomenklatur dan ada ketambahan perangkat daerah.

Juru bicara panitia khusus, Ahmad Rifai menjelaskan, perubahan terdiri dari berupa perubahan nomenklatur perangkat daerah, penambahan perangkat daerah dan perubahan tipe perangkat daerah.

Pertama, penghapusan dan pengalihan urusan kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dialihkan menjadi urusan Dinas Pendidikan.

Adanya penghapusan dan pengalihan urusan kebudayaan tersebut, berimplikasi pada perubahan nomenklatur pada 2 (dua) perangkat daerah.

"Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berubah nomenklaturnya menjadi Dinas Pariwisata, sedangkan Dinas Pendidikan nomenklaturnya berubah menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ungkap Ahmad Rifai.

Kedua, perubahan tipe pada Dinas Komunikasi dan Informatika yang semula tipe c berubah menjadi tipe b yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, statistik dan persandian dengan beban kerja sedang.

Dengan perubahan tipe ini, Dinas Komunikasi dan Informatika bertambah satu bidang yang semula dua bidang menjadi tiga bidang.

Penambahan bidang itu adalah bidang pengelolaan teknologi dan informasi dan komunikasi publik yang semula bidang ini ada di bagian humas dan protokol sekretariat daerah.

Dengan penambahan bidang di Dinas Komunikasi dan Informatika ini baik anggaran dan lain sebagainya ditarik Dinas Komunikasi dan Informatika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved