Cek Pengumuman Pendataan Non ASN BKN 2022, Pastikan Penuhi Syarat Daftar

Pengumuman pendataan non ASN yang telah diinput melalui portal https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman

Tangkapan layar BKN
Antarmuka laman pengumuman pendataan non ASN 2022. Pengumuman pendataan non ASN yang telah diinput melalui portal https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Simak cara cek pengumuman pendataan non ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah dimulai pada September 2022 hingga akhir batas waktu pada 31 Oktober 2022.

Untuk mengecek pengumuman pendataan non ASN ini bisa mengunjungi link resmi BKN.

BKN telah merilis hasil pendataan non ASN yang terekapitulasi pada portal BKN per 3 Oktober 2022, yakni total berjumlah 2.215.542 yang terdiri atas 335.639 instansi pusat dan 1.879.903 instansi daerah, seperti dilansir di laman resmi BKN.

Adapun jumlah instansi pemerintah yang mengikuti pendataan non ASN 2022 di BKN sebanyak 590 instansi, meliputi 66 instansi pusat dan 524 Instansi daerah.

Baca juga: Ratusan Nakes Non PNS di Kota Bima Terancam Tidak Bisa Ikuti Seleksi Rekrutmen PPPK 2022

Berdasarkan hasil tahap prafinalisasi tersebut, masing-masing instansi wajib melakukan verifikasi dan validasi kembali untuk memastikan data non ASN yang terdaftar sesuai dengan kategori non ASN pada Surat Menteri PANRB Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022.

Tidak hanya itu, instansi juga wajib mengumumkan kepada masyarakat melalui kanal informasi resmi instansi paling lambat tanggal 8 oktober 2022.

Tujuannya untuk mendapatkan umpan balik dari masyarakat dan memastikan terciptanya transparansi serta menjamin akuntabilitas data yang disampaikan.

Setelah itu Instansi wajib melakukan perbaikan data berdasarkan hasil umpan balik masyarakat dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kalender atau paling lambat 22 Oktober 2022 pukul 17.00 WIB.

Adapun data hasil pendataan non ASN tahap prafinalisasi yang dirilis BKN melalui portal pendataan menjadi rujukan bagi instansi pemerintah dalam mengumumkan data non ASN yang telah diinput melalui portal https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman.

Selanjutnya pada tahap finalisasi pendataan non-ASN, data final hasil verifikasi dan validasi wajib disertakan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Jika data final tidak disertai dengan SPTJM maka data tersebut tidak akan dijadikan data dasar tenaga non ASN.

Terakhir, apabila di kemudian hari data final yang disampaikan PPK instansi tidak sesuai dengan ketentuan pendataan non ASN dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 dan Surat Menteri PANRB Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022, maka akan berdampak pada pertanggungjawaban hukum baik terhadap Pimpinan Unit Kerja maupun Pejabat Pembina Kepegawaian.

Syarat Daftar Pendataan non ASN

a. Masih aktif bekerja di instansi pendaftar Non ASN

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved