Wisata Bima

Wisata Bima Tari Lenggo: Penuh Gerakan Klasik Nan Magis, Ekslusif Hanya Bisa Tampil di Istana

Ada 2 Tari Lenggo di Bima, yakni Tari Lenggo Siwe (Perempuan) dan Tari Lenggo Mone (Laki-Laki)

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ATINA
Sejumlah penari menampilkan Tari Lenggo saat puncak acara Khitanan cucu Sultan Abdul Khair ke II. Tarian klasik asal Bima yang sakral karena hanya bisa dimainkan di dalam wilayah Istana saja. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Bima memiliki banyak tarian klasik dan modern tak hanya memiliki nilai wisata tapi juga budaya.

Bahkan beberapa tarian klasik Bima diciptakan langsung Sultan Abdul Khair Sirajudin tahun 1071 silam.

Dari sekian banyak tarian klasik Bima, terdapat satu tarian yang begitu sakral dan terkesan memiliki sisi magis tertentu yakni Tari Lenggo.

Tari Lenggo diciptakan langsung oleh Sultan Kedua Bima bernama Abdul Khair Sirajudin.

Baca juga: Wisata Bima Pantai Rontu, Hamparan Pasir Putih dan Ombak Pipa Favorit Peselancar

Sultan yang memimpin Kesultanan Bima pada abad ke-18 ini dikenal sebagai seniman sehingga banyak tarian yang diciptakan.

Selain itu, Sultan Abdul Khair Sirajudin juga dikenal sebagai panglima perang pada masa itu.

Lenggo bisa diartikan Lenggok, atau juga bisa diartikan dengan Tinggi.

Gerakan tarian ini lambat dan halus, seperti lenggak-lenggok pohon yang dihembus angin sepoi maka dinamakan Mpa'a Lenggo dalam bahasa Bima.

Keunikan dari Tari Lenggo ini yakni hanya bisa dibawakan atau dipentaskan di lingkungan Istana Bima.

Budayawan yang juga anggota Lembaga Adat Mbojo, Dewi Ratna Muchlis kepada TribunLombok.com menyampaikan, Tari Lenggo menjadi satu-satunya tarian klasik Bima yang tidak boleh dipentaskan di luar pintu Istana.

Jika ingin mementaskannya di luar kawasan Istana Bima, maka ada syarat dan prasyarat yang harus dilakukan.

"Semacam sajen gitu. Itu kami lakukan, waktu mementaskan tarian Lenggo di Festival Keraton di Jakarta," ungkapnya.

Lalu apa yang terjadi jika syarat dan prasyarat tidak dilakukan?

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved