Berita NTB

Tarif Penyeberangan Kapal Rute Kayangan - Poto Tano Akan Mengalami Penyesuaian Oktober Besok

Penyesuaian tarif Kayangan - Poto Tano ini dikabarkan akan mulai ditetapkan pada 5 Oktober 2022 mendatang.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/DIAN SULISTIYORINI
Tarif Penyeberangan Kapal Rute Kayangan - Poto Tano Akan Mengalami Penyesuaian Oktober Besok - Kapal-kapal feri tampak beriringan di kawasan Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Sabtu (26/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Penyesuaian tarif penyeberangan jalur laut di Pelabuhan Kayangan - Poto Tano akan segera diresmikan.

Penyesuaian tarif Kayangan - Poto Tano ini dikabarkan akan mulai ditetapkan pada 5 Oktober 2022 mendatang.

Dari informasi yang diterima Tribunlombok.com, penyeberangan Kayangan - Poto Tano akan mengalami penyesuaian tarif sebesar 12,51 persen.

Penyesuaian tarif atau dalam pengertian sederhana, berarti kenaikan ini merupakan dampak yang menyusul kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi sejak sebulan terakhir.

Baca juga: Ongkos Ojol dan Bus Naik! Berikut Rincian Tarif yang Akan Berlaku

Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Sungai, Danau, Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Kayangan - Poto Tano, Iskandar Putra menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai kajian.

"Kami telah melakukan berbagai kajian, dengan awalnya membidik angka kenaikan sebesar 22,63 persen," Kata Iskandar, di Kota Mataram, Kamis (29/9/2022).

Dengan dibantu oleh pihak akademisi Unram, Dinas Perhubungan NTB dan pihak lainnya dalam melakukan kajian, Gapasdap Pelabuhan Kayangan - Poto Tano setuju penyesuaian tarif di 12,51 persen.

Beberapa kajian yang dimaksud pun berupa jarak tempuh kapal, tarif operasional, hingga daya mampu membeli tiket dan daya keinginan membeli tiket turut menjadi perhatian.

Baca juga: Jokowi: Pemerintah Berupaya Lindungi Rakyat dari Gejolak Harga Minyak Dunia

Bahkan, penyesuaian ini ikut dibarengi dengan perkembangan ekonomi yang ada di NTB, agar tidak terjadi inflasi.

"Kalau terlalu mahal, bisa terjadi inflasi," terang Iskandar.

Iskandar menerangkan bahwa penyesuaian tarif penyebrangan jalur laut ini dilakukan atas persetujuan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Dan Iskandar berharap, agar semua masyarakat memahami penyesuaian tarif yang diberlakukan oleh pihak Gapasdap Kayangan - Poto Tano.
(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved