Pengedar Narkoba Asal Masbagik Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Lombok Timur

Terduga pelaku diamankan Sat Resnarkoba di rumah milik saudaranya yang berinisial S, beralamat di Kampung Saruk, Desa Masbagik Utara.

AHMAD WAWAN SUGANDIKA/TribunLombok.com
Pelaku Terduga Pengedar asal Masbagik saat sedang di intograsi Tim Sat Resnarkoba Polres Lombok Timur, Senin (26/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pada hari Jumat 23 September 2022 sekira pukul 20.00 WITA tim Sat Resnarkoba polres lombok timur mengamankan seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Terduga pelaku diamankan Sat Resnarkoba di rumah milik saudaranya yang berinisial S, beralamat di Kampung Saruk, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik.

Saat di konfirmasi TribunLombok.com, Senin (26/9/2022) Kasat Narkoba I Gusti Ngurah Bagus Suputra menceritakan kronologis penangkapan terduga pelaku ini.

"Kronologis awalnya, kami mendapatkan informasi sebelumnya dari masyarakat bahwa di daerah Masbagik Utara sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu, kemudian berdasarkan informasi tersebut saya memerintahkan tim melakukan penyelidikan," katanya.

Baca juga: Polresta Mataram Terangkan 3 Metode Buru Peredaran Gelap Narkotika, Termasuk Justice Collaboration

Lebih lanjut dikatakannya, sebelum melakukan penangkapan Tim Sat Resnarkoba mendapatkan informasi yang akurat dari masyarakat setempat, bahwasanya salah satu rumah yang berlokasi di Kampung Saruk desa Masbagik Utara Kecamatan Masbagik di jadikan tempat transaksi barang haram tersebut.

Dari sana kemudian Tim Sat Resnarkoba sigap melakukan penangkapan terduga pelaku.

"Setelah melakukan penangkapan, dan penggeledahan terhadap pemilik rumah, kami memang tidak mendapatkan barang bukti, namun temannya yang kebetulan ada di rumah tersebut didapatkan di saku celana yang dikenakan barang bukti berupa 2 bungkus yang diduga sabu," katanya.

Baca juga: Jelang WSBK Mandalika 2022, Pelayanan Pasien Bedah di RS Internasional Mandalika Dimaksimalkan

Setelah melakukan penimbangan diketahui total narkotika jenis sabu yang di bawa terduga pelaku ini seberat 2,30 gram.

Selain narkotika sabu, Sat Resnarkoba juga mengamankan barang bukti berupa timbangan digital, satu dompet kecil warna merah, sekop plastik, dan uang tunai sebesar Rp2 juta yang diduga hasil dari transaksi penjualan barang haram tersebut.

"Dugaan awal yang bersangkutan melakukan transaksi atau pengedar, karena memang terindikasi dengan adanya barang bukti berupa timbangan digital yang didapat di saku celananya," tutupnya.

Terduga pelaku saat ini sudah di amankan di Polres Lombok Timur. 

Baca juga: Penemuan Bayi di Balai Posyandu Jonggat Gegerkan Warga, Polisi Lacak Pelaku

Dengan pasal yang di langgarnya yakni Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved