Berita NTB

Pemprov NTB Akan Perpanjang Durasi Kunjungan Wisatawan di Gili Trawangan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan memperpanjang masa kunjungan wisatawan di Gili Trawangan.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBYAN ABEL RAMDHON
Pemprov NTB Akan Perpanjang Durasi Kunjungan Wisatawan di Gili Trawangan - Sejumlah wisatawan mancanegara terlihat mengisi kursi-kursi cafe di Gili Trawangan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan memperpanjang masa kunjungan wisatawan di Gili Trawangan.

Hal tersebut diambil lantaran keindahan Gili Trawangan tak hanya cukup dieskplore dalam satu atau dua hari.

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menyiapkan berbagai event yang dapat memperpanjang length of stay atau durasi berkunjung wisatawan.

Ketua BPPD NTB, Ari Garmono, saat wawancara di Mataram pada Senin, (26/9/2022) menjelaskan lebih jauh terkait hal tersebut.

Baca juga: Berikut Daftar Desa Wisata di Lombok Utara, Mulai dari Pantai, Air Terjun, Hingga Masjid Kuno

Ari menyebutkan, Pemprov NTB bekerjasama dengan Pemda setempat menyiapkan berbagai event yang terkoneksi antara kegiatan di Gili dan di daratan KLU.

Selain itu, akan ada branding Desa Wisata yang menyuguhkan keeksotisan Air Terjun Santong.

Hal tersebut yang nantinya diharapkan Ari akan dapat memperpanjang durasi kunjungan para wisatawan.

"Koneksitas aktifitas Gili dengan event-event yang ada di daratan KLU dan branding desa wisata air terjun di Santong," tutur pemeran film lokal bertajuk Obituary tersebut.

Baca juga: Wisata Lombok, Hotel Murah Gili Trawangan dengan Harga di Bawah Rp 500 Ribu

Ari melanjutkan, pariwisata di tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno) khususnya Gili Trawangan merangkak pulih dari Pandemi Covid-19.

Gili Trawangan sendiri salah satu zona wisata hijau di Provinsi NTB yang hampir selalu zero case Covid-19.

Sehingga tak heran, Gili Trawangan menjadi tempat yang sangat aman untuk menggelar berbagai event menarik.

Salah satunya adalah Gili Festival yang ditutup Sabtu 24 September 2022 kemarin.

"Gili Trawangan sejak Juli mulai merangkak pulih puncaknya di Minggu kedua Agustus yang mencapai 2000 orang perhari. Kini di acara Gili Fest seperti yang dilihat di foto," tutur Ari.

Gili Festival 2022 sendiri diisi berbagai kegiatan budaya dan modern.

Pada hari pertama, event dibuka dengan kegiatan mandi safar.

Selain itu, terdapat kegiatan Gili Triatlon, fun run, fire dance, wayang sasak, hingga peresean.

"PR-nya selalu bagaimana menarik wisatawan di Gili ke Mainland agar length of staynya bisa diperpanjang. Konsepnya sudah ada, semoga tahun depan bisa diimplementasikan," tutup Ari.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved