Bupati Bima Minta Percepat Pembangunan Hunian Sementara Korban Kebakaran

Penanganan ini, berupa pembangunan hunian sementara atau tetap bagi 10 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu.

TribunLombok.com/Prokopim Kabupaten Bima. 
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri meminta kepada Kepala Desa dan Camat, bergerak cepat untuk penanganan korban kebakaran. 

Penanganan ini, berupa pembangunan hunian sementara atau tetap bagi 10 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Jumat pekan lalu. 

"Camat dan kepala desa, secepatnya komunikasi dan koordinasi dengan perangkat kerja terkait, untuk proses percepatan pembangunan hunian sementara ataupun rumah tetap," ujar Bupati Bima, saat mengunjungi korban kebakaran di Monta Baru. 

Dalam kunjungan ini, bupati menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bima dan juga dari pribadi. 

Bupati 2 periode ini mengungkap duka mendalam, atas musibah yang menimpa warga di Desa Monta Baru. 

Baca juga: Warga Desa Tawali Serahkan 2 Senjata Laras Panjang Rakitan dan 8 Butir Peluru ke Polisi

Ia kembali mengingatkan kepada seluruh warga Bima, untuk berhati-hati saat meninggalkan rumah. 

Penyebab kebakaran rata-rata didominasi korsleting listrik, sehingga ia meminta kepada warga, untuk rutin memeriksa sumber sumber api. 

Seperti kompor, harus dipastikan telah padam sebelum ditinggalkan. 

Selain itu, juga peralatan elektronik atau pun kabel-kabel dicabut jika pemilik rumah hendak pergi untuk waktu yang lama. 

"Pastikan semua peralatan elektronik dimatikan jika bepergian atau meninggalkan rumah," kata bupati.

Baca juga: Kedai Kopi di Kota Mataram Ludes Terbakar Gara-gara Pegawai Lupa Mematikan Kompor

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kerugian materi akibat kebakaran cukup besar. 

Sehingga pinta bupati, membutuhkan kerjasama semua pihak untuk mencegah dan saling membantu pasca musibah. 

"Empati dan bantuan dari warga sekitar korban kebakaran, akan sangat membantu dan menguatkan keluarga kita yang tertimpa musibah," pungkasnya. 

Kebakaran di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu ini, menyebabkan 5 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang dan 3 lainnya rusak ringan. 

Jumlah kerugian mencapai Rp 1,2 miliar, karena warga tidak banyak bisa menyelematkan harta bendanya.

Baca juga: Kedai Kopi di Kota Mataram Ludes Terbakar Gara-gara Pegawai Lupa Mematikan Kompor

(*) 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved