Berita Bima

Wakil Wali Kota Bima Pasrah Divonis Penjara 6 Bulan dan Denda Rp 1 Miliar

Mahkamah Agung memvonis Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan dengan hukuman penjara 6 bulan dan denda Rp 1 miliar kasus pembangunan tracking mangrove.

Penulis: Atina | Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa
Penasehat Hukum (PH) Wakil Wali Kota BimaFeri Sofiyan, Bambang Purwanto mewakili kliennya memberikan pernyataan atas vonis bersalah di tingkat Kasasi. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Mahkamah Agung memvonis Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan dengan hukuman penjara 6 bulan dan denda Rp 1 miliar dalam kasus pembangunan tracking mangrove di Bonto, Bima.

Menanggapi putusan Mahkamah Agung tersebut, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan melalui penasihat hukumnya mengaku pasrah.

Putusan kasasi Mahkamah Agung tersebut menganulir putusan Pengadilan Tinggi (PT) NTB yang membebaskan Feri Sofiyan dari segala dakwaan.

Terkait vonis ini, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan suka tidak suka menerima dengan ikhlas.

"Insya Allah saya ikhlas, sabar dan bertawakal pada Allah SWT yang maha mengatur," kata Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan yang disampaikan Bambang, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Disorot karena Tersangka Pencurian Tak Kunjung Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Bima Kota

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, kata Bambang, menerima dengan lapang dada dan menghormati putusan Mahkamah Agung (MA).

Sementara Bambang sebagai penasihat mengakui, MA telah membatalkan putusan lepas terhadap Feri Sofiyan, yang dijatuhkan oleh PT NTB sebelumnya.

Dalam amar putusannya, pemrakarsa bangunan jetty atau tracking mangrove tersebut, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan divonis penjara 6 bulan dan denda Rp 1 miliar.

Vonis ini berbalik 180 derajat dari putusan PT NTB, yang menyatakan Feri lepas dari segala tuntutan hukum (onslag recht vervolging) terkait kasus tracking mangrove.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved