DPRD Sumbawa Barat

Pemda Kabupaten Sumbawa Barat Agar Prioritaskan Jalan Kabupaten dan Jalan Usaha Tani

Fraksi RPABK meminta agar anggaran belanja difokuskan untuk jalan mengingat infrastruktur ini adalah penentu akses antar wilayah.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Aherudin Sidik. Mewakili Fraksi RPABK, Sidik meminta agar anggaran belanja tahun 2023 difokuskan untuk infrastruktur jalan. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat atau KSD diminta memprioritaskan jalan kabupaten dan jalan usaha tani pada tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan Aherudin Sidik mewakili Fraksi Restorasi Pembangunan Amanat Bintang Keadilan (FRPABK) DPRD Sumbawa Barat dalam sidang paripurna, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Fraksi Restorasi Minta Pemda Sumbawa Barat Benahi Sistem Pengelolaan Pajak dan Retribusi

Baca juga: Muhammad Yamin Berterima Kasih pada Pemda Sumbawa Barat Atas Bantuan untuk SD Inklusi

Fraksi RPABK meminta agar anggaran belanja difokuskan untuk jalan mengingat infrastruktur ini adalah penentu akses antar wilayah demi menggairahkan perekonomian masyarakat.

Anggaran belanja infrastruktur di Sumbawa Barat pada tahun 2023 berjumlah Rp 422.146.570.812.

Fraksi tersebut mencatat beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah.

Misalnya, pelebaran jalan timur SDN Kiantar, Jalan Desa Kertasari dan Desa Seloto.

Pelebaran jalan dan pembangunan jembatan di Tapir Mantar dan beberapa ruas jalan lainnya di KSB.

" Fraksi kami menegaskan agar peningkatan dan perbaikan jalan tersebut dapat dimasukkan dalam rencana kerja APBD tahun anggaran 2023," ujar Aherudin Sidik.

Harapan terhadap perbaikan jalan ini dipandang penting mengingat statusnya sebagai jalan kabupaten yang saat ini kondisinya rusak parah.

Terutama akses jalan yang menghubungkan Desa Rempe, Kecamatan Seteluk dan Desa Seloto, Kecamatan Taliwang.

Selain perbaikan dan pelebaran, fraksi tersebut juga meminta atensi pemerintah terkait penerangan terutama jalan Tapir Mantar.

Selain untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan, penerangan dibutuhkan demi menunjang pariwisata di wilayah Mantar.(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved