Kasus Korupsi NTB

Kasus Korupsi BOP Rp1,44 Miliar Tak Jelas Karena Berkas Belum Lengkap

Berkas kasus dengan nilai total Rp1,44 miliar ini, masih bolak balik antara lembaga kepolisian dan kejaksaan.

Penulis: Atina | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
pixabay.com
Kasus Korupsi BOP Rp1,44 Miliar Terlantar Karena Berkas Belum Lengkap - Ilustrasi uang tunai dan gaji. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada PKBM Karoko Mas, tak kunjung rampung.

Berkas kasus dengan nilai total Rp1,44 miliar ini, masih bolak balik antara lembaga kepolisian dan kejaksaan.

Padahal, penetapan tersangka dugaan korupsi, anggota dewan dari Partai Gerindra inisial BO telah lama dilakukan.

Kepala Seksi (Kasi) Intelkam Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima, Andi Sudirman yang dikonfirmasi menyatakan, jika berkas masih harus dilengkapi lagi.

Baca juga: Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Bansos Kebakaran di Bima Sirajudin di Rutan Polres

Namun Sudirman enggan membeberkan, kekurangan isi berkas yang telah dilimpahkan oleh penyidik Polres Bima Kota tersebut.

"Itu (kekurangan) nda bisa saya ungkap, karena masuk dalam materi (penyidikan). Kalau ingin tau tanyakan saja pada penyidik," jawab Sudirman.

Saat ini, koordinasi sedang dilakukan dengan penyidik Polres Bima Kota atas kekurangan yang dimaksud.

"Semalam penyidik Polres Bima Kota, berkoordinasi. Hari ini pun, kami berkoordinasi lagi kelanjutan dari semalam," ungkapnya.

Baca juga: Dua Bulan Berkas Korupsi Saprodi Nganggur di Kejari, Kasi Intel: Masih Diteliti

Bolak balik berkas dugaan korupsi dana BOP pada PKBM Karoko Mas Kecamatan Wera itu, sudah kesekian kalinya sejak pertama kali dilimpahkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved