Pemilu 2024

Bawaslu RI Sowan ke Presiden Jokowi, Minta Tambahan Anggaran dan Fasilitas Pengawasan Pemilu 2024

Bawaslu Ri ingin ada tambahan anggaran pengawasan Pemilu 2024 hingga fasilitas BPJS bagi Panwaslu

BPMI Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo menerima anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI periode 2022-2027 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 22 September 2022. 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - Anggota Bawaslu RI periode 2022-2027 menemui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Kamis (22/9/2022) di Istana Negara, Jakarta.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengenalkan anggotanya hingga meminta dukungan dari Presiden Jokowi.

Antara lain tambahan biaya dan fasilitas pengawasan Pemilu 2024.

“Kami mintakan kepada Bapak Presiden khususnya misalnya mengenai support pembiayaan dan lain-lain, dan sudah dipenuhi pemerintah walaupun ada beberapa hal yang masih kurang, kekurangan inilah yang kemudian kita mohonkan kembali,” ucap Rahmat seperti dikutip dari laman resmi Setpres.

Baca juga: Berikut Daftar Nama Komisioner Bawaslu Terpilih Periode 2022-2027: 25 Provinsi Dilantik Hari Ini

Selain itu, Rahmat juga meminta agar pihak keamanan dan pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di pulau terluar bisa mendapatkan kemudahan fasilitas untuk berkoordinasi dengan sejumlah pihak lainnya.

“Kemudian juga fasilitasi teman-teman keamanan pengawas di tempat-tempat TPS, di tempat-tempat pulau terluar dan juga terjauh, sehingga bisa dikomunikasikan dengan kepolisian, Panglima TNI, dan juga aparat pemerintah daerah,” tuturnya.

Selanjutnya, Rahmat menuturkan bahwa Kepala Negara menginstruksikan Bawaslu untuk bertindak tegas dalam penegakan hukum sehingga dapat mencegah terjadinya pelanggaran berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) Pemilu.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan penegakan hukum.

“Pak Presiden meminta bahwa Bawaslu tegas dalam melakukan penegakan hukum sehingga kemudian orang berpikir dua kali untuk melanggar ketentuan Undang-Undang Pemilu, baik ketentuan pidana, ketentuan administrasi, maupun ketentuan etika,” ujar Rahmat.

Rahmat juga meminta dukungan kepada Presiden terkait penyediaan fasilitas BPJS untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ad Hoc.

“Kami juga mohon support terhadap dukungan penyediaan fasilitas BPJS buat teman-teman Panwas Ad Hoc terutama. Pak Presiden mendukung sekali untuk hal tersebut, semoga langkah awal ini akan lebih baik lagi ke depannya,” ucap Rahmat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Bawaslu RI yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

(TribunLombok.com)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved