Kabar Artis

Klarifikasi Artis TikTok Mia Earliana Soal Catcalling di Gili Trawangan: Aku Gak Mau Berlarut-larut

Mia Earliana menyebut video itu merupakan kronologi dirinya menjadi korban catcalling di Gili Trawangan dan bersyukur pemerintah cepat bertindak

Tangkapan layar TikTok @miaearliana
Tangkapan layar unggahan Mia Earliana mengenai klarifikasi kasus catcalling di Gili Trawangan yang dialaminya saat berlibur Sabtu (17/9/2022) lalu. Mia Earliana menyebut video itu merupakan kronologi dirinya menjadi korban catcalling di Gili Trawangan dan bersyukur pemerintah cepat bertindak sehingga dia ingin masalah ini tidak berlarut-larut. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Artis TikTok Mia Earliana kembali bersuara mengenai pengalamanya berkunjung ke Gili Trawangan, Lombok Utara.

Awalnya mantan pramugari ini bersuara soal dugaan pelecehan verbal yang diterimanya saat ke Gili Trawangan lewat akun TikTok @miaearliana.

Unggahannya ini memicu reaksi masyarakat yang mengatasnamakan diri Koalisi Advokat Lombok Utara melapor ke Polda NTB.

Dalam unggahan klarifikasinya yang diunggah Sabtu (17/9/2022), dia menyinggung soal unggahan tersebut belakangan bukannya hilang melainkan hanya di-private.

Baca juga: Viral Wisatawan Kena Catcalling di Gili Trawangan, Penyedia Jasa: Pelaku Harus Diusut Tuntas

Mia Earliana menyebut video itu merupakan kronologi dirinya menjadi korban catcalling di Gili Trawangan.

Dalam video yang per Rabu (21/9/2022) ini sudah ditonton 44 ribu kali dan disukai 2.620 kali ini Mia menjelaskan klarifikasi mengenai kasus catcalling di Gili Trawangan.

"Sebelumnya aku mau minta maaf ke masyarakat Lombok dan pemerintah setempat.

"maksud aku kemarin bukan mau menjelek-jelekkan pulau gili trawangan hanya ingin menyampiakan tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang menyebabkan nama Gili Trawangan tercemar gara-gara tingkah dan perilakunya."

"Videonya ini bukan aku delete tapi aku private karena ada beberapa pihak yang hubungi aku."

"Pemda juga sudah bertindak dan usut tuntas kejadian yang aku alami.

"Aku private karena ini aku tidak mau berlarut-larut sementara pemerintah sana sudah bertindak."

"Mereka sudah mulai fokus memperbaiki apa yang harus diperbaiki untuk menjaga Gili trawangan."

"Aku tidak menjelekkan, aku hanya speak up apa yang aku alami ketika aku berada di sana, begitu."

"Untuk nama villa-nya aku gak bisa spill karena ada undang-undang ITE dan aku hanya akan sebut villa-nya kalau diperlukan investasi lebih lanjut dan tidak di publik."

"Agar mereka tindak villa itu bukti-bukti ada di aku semua ada, bookingan dan segala macamnya."

"Aku berterima kasih untuk yang menghubungi aku secara baik-baik dan tidak menjudge dari satu sisi."

"Terima kasih juga pada Pemerintah Lombok yang cepat dan tanggap langsung mengusut tuntas kejadian ini sehingga ke depan tidak terulang kembali dan turis lokal perempuan menjadi lebih nyaman ketika liburan pulau ke Gili Trawangan.

"Aku mohon maaf ke pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan video aku sebelumnya. Karena di sini aku hanya ingin bercerita jujur tentang apa yang aku alami kemarin saat liburan ke sana."

Baca juga: Artis TikTok Mia Resmi Dilaporkan ke Polisi, Koalisi Advokat Peduli Lombok Utara: Rusak Citra Daerah

"Semoga bisa lebih berlapang dada dan menerima video aku sebagai pembelajaran untuk ke depannya agar pariwisata menjadi lebih baik."

Mia Earliana dalam video lain yang diunggah Selasa (20/9/2022) menyatakan wisatawan tidak perlu khawatir untuk berlibur ke Gili Trawangan berkaca dari kasus yang dia alami tersebut.

Menurutnya, Menparekraf Sandiaga Uno dan pemerintah setempat sudah turun tangan mengusut tuntas kasus catcalling di Gili Trawangan itu.

"Buat pihak⊃2; yang mau mencari keuntungan dari masalah saya ini, inget karma itu ada," ucapnya dalam caption unggahan yang sudah dilihat 14,4 ribu kali tersebut.

Dilaporkan ke Polisi

Mia Earlina, artis TikTok resmi dilaporkan ke polisi atas tuduhan ujaran kebencian terhadap warga Kabupaten Lombok Utara.

Unggahan Mia sempat viral karena curhatannya dia yang mendapat catcalling atau pelecehan verbal di jalan ketika berwisata ke Gili Trawangan menimbulkan reaksi masyarakat.

Koalisi Advokat Peduli Lombok Utara sudah resmi melaporkan Mia Earlina ke polisi atas dugaan ujaran kebencian dan informasi palsu.

"Kami melaporkan atau mengadukan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dan atau berita bohong yang menyebabkan kegaduhan yang dilakukan melalui media sosial (medsos) oleh akun Tik tok @Mia Earliana," ujar Marianto, pada Selasa (20/9/2022).

Laporan ini diserahkan Senin (19/9/2022) ke Ditreskrimsus Polda NTB dengan Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor TBLP/40/IX/2022/DitReskrimsus.

Koalisi Advokat Peduli Lombok Utara saat menyerahkan laporan ke DitReskrimsus Polda NTB pada Senin (19/9/2022) kemarin.
Koalisi Advokat Peduli Lombok Utara saat menyerahkan laporan ke DitReskrimsus Polda NTB pada Senin (19/9/2022) kemarin. (Dok. Koalisi Advokat Peduli Lombok Utara)

Laporan ini terkait dugaan pelanggaran seperti disebut dalam pasal 27 ayat (3) Jo pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik (ITE).

Komentar-komentar dari unggahan video Mia Eralina dengan durasi kurang lebih 2 menit 50 detik makin bergulir panas.

Bahkan, menurut Marianto, seakan-akan menyebut masyarakat Lombok Utara adalah masyarakat yang mesum.

"Parahnya lagi yang bersangkutan juga mengklaim bahwasanya perlakukan tersebut seolah dilakukan oleh banyak orang yang berada di tempat itu," terangnya.

Pelaku catcalling yang dimaksud Mia Earlina, sambung Marianto, hanyalah satu dari ratusan ribu bahkan jutaan wisatawan yang datang ke daerah ini setiap tahunnya.

"Atas tuduhan tersebut, kami sebagai masyarakat Lombok Utara merasa dirugikan dengan timbulnya anggapan atau stigma bahwa masyarakat Lombok Utara adalah masyarakat yang tidak menghargai orang yang tengah berkunjung," tegas Marianto.

Sebab hal itu menurutnya berlawanan dengan nilai-nilai tradisional masyarakat Lombok Utara yang terus dijaga selama ini.

Sandiaga Uno Marah Besar

Melalui akun Instagramnya @sandiuno, Sandiaga Uno mengungkapkan pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukan pelecehan seksual secara verbal.

"Beredar testimoni dari salah satu wisatawan Gili Trawangan mengeluh kena catcalling, dalam video yang diunggah di TikTok oleh akun @miaearliana itu. Ia mengungkapkan kekesalannya kepada warga yang catcalling kepadanya saat dia berwisata di Gili Trawangan," bunyi keterangan video di akun Instagram Sandiaga Uno dikutip TribunTravel pada Selasa (20/9/2022).

Sementara dalam video yang diunggah, wanita tersebut mengatakan, "Catcalling di Gili T bener-bener ga main main bestie, sorry to say. And it makes me uncomfortable to going back to that island. Padahal pantai nya bagus banget dan diving spot nya juga bagus."

Sandiaga Uno menanggapi video viral wanita itu dan mengatakan, "NTB ini kan adalah destinasi pariwisata yang ramah muslim."

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia memuliakan tamunya. Ini tuh sudah ada hadistnya, kita harus memuliakan tamu, jangan di-cat call dan tolong berhenti," ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno melanjutkan, "Saya tegas saja, saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Saya sudah berkoordinasi dengan asosiasi dan dunia usaha setempat, semua setuju dan tentunya kita berikan pembinaan, kita berikan edukasi kepada para pelaku pariwisata maupun masyarakat setempat yang sebetulnya, ini cuma kelakuan beberapa oknum yang harus kita berikan peringatan agar tidak diulang lagi."

Sekali lagi, Sandiaga Uno menyebutkan bahwa perbuatan pelecehan seksual verbal sangat mengganggu kenyamanan siapapun.

"Saya langsung berkoordinasi dan meminta untuk ditindak tegas oknum yang melakukannya supaya kejadian ini Tidak TERULANG LAGI," tulis Sandiaga Uno di akun Instagramnya.

"Saya mohon, tolong kita jaga bersama-sama citra dan reputasi pariwisata Indonesia yang ramah demi meningkatnya kembali peluang usaha dan lapangan kerja," pungkas Sandiaga Uno.

(TribunLombok.com/Lalu M Gitan)(Tribuntravel.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Sandiaga Uno Akan Tindak Tegas Oknum Catcalling Wisatawan Wanita di Gili Trawangan

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved