Berita Lombok Tengah

Ponpes Al-Irsyad Al-Islamiyah di Kawasan Mandalika Akan Beradaptasi Jadi Tujuan Wisata Religi

Pondok Pesantren di Mandalika ini bisa menjadi wisata religi sehingga santri diminta menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Tampak depan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Irsyad Al-Islamiyah Gentang di Desa Sengkol Lombok Tengah. Pondok Pesantren di Mandalika ini bisa menjadi wisata religi sehingga santri diminta menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Irsyad Al-Islamiyah Gentang di Desa Sengkol Lombok Tengah berada di tengah-tengah destinasi wisata Mandalika.

Kepala Yayasan Ponpes Al-Irsyad Al-Islamiyah Gentang Fathurrahman mengatakan jika dunia pariwisata tidak diimbangi dengan program keagamaan yang bagus, maka akan menjadi ancaman kepada generasi pendidikan terutama wilayah Kecamatan Pujut.

"Oleh karenanya bagi daerah yang dampak wisatanya tinggi, kami mengharapkan adanya program khusus dan pembinaan yang sedini mungkin diupayakan," jelas Fathurahman kepada TribunLombok.com, Senin (19/9/2022).

Fathurrahman berharap generasi muda di Kawasan Mandalika dapat berbahasa Arab karena wisatawan bukan hanya berasal dari Eropa saja.

Baca juga: Dinas Pendidikan Lombok Tengah Pastikan SDN Bile Tengak Akan Diperbaiki

Melainkan dari Timur Tengah juga hadir menikmati keindahan alam Mandalika.

Anak-anak di madrasah juga diharapkan mereka mampu berbahasa Inggris.

Maka dia berharap Kepala Kemenang Lombok Tengah Jaelani Ibrahim dapat mengupayakan Ponpes yang berada di jalur wisata ada perhatian yang lebih ekstra.

"Degradasi moral juga semakin mengikis anak-anak di madrasah. Jika tidak bersama-sama maka akan mengkhawatirkan terhadap akidahnya," terangnya.

Penting juga diperhatikan agar madrasah-madrasah yang berada di lingkar wisata agar dibenahi sedemikian rupa.

Harapannya supaya Pondok Pesantren di Mandalika ini bisa menjadi wisata religi.

Perlu diketahui saat ini, Pondok Pesantren di Mandalika bukan menjadi tujuan wisata.

"Jadi saya mengharapkan adanya penataan khusus agar bisa menjadi wisata religi bagi tamu-tamu dari lokal maupun mancanegara," kata Fathurrahman.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved