Kisah Masri Warga Lotim, Derita Stroke, Tak Punya Biaya, hingga Menumpang di Rumah Kerabat

Masri yang seharusnya menjadi kepala keluarga dari dua orang anak ini harus terbaring di tempat tidurnya sudah tiga bulan lamanya.

AHMAD WAWAN SUGANDIKA/TribunLombok.com/
Masri warga dusun Timba Mulia Jati, Desa Sukamulia, Lombok Timur terbaring lemas akibat penyakit stroke yang dideritanya 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Masri warga dusun Timba Mulia Jati, Desa Sukamulia, Lombok Timur terbaring lemas akibat penyakit stroke yang dideritanya.

Di balik susahnya ekonomi Masri yang seharusnya menjadi kepala keluarga dari dua orang anak ini harus terbaring di tempat tidurnya sudah tiga bulan lamanya.

Kondisinya yang saat ini di rawat istrinya Wardiyah, hanya bisa menerima keadaan seraya menumpang di rumah kerabatnya yang juga satu kampung dengannya di dusun Timba Mulia Jati, Desa Sukamulia, Lombok Timur.

Nasib tak berpihak, begitu keluhan terlontar dari seorang istri yang tengah berjuang melewati cobaan hidupnya.

Baca juga: MGPA Kerjasama dengan Poltekpar Lombok, Mahasiswa Bisa Magang hingga Kerja di Sirkuit Mandalika

Pasalnya jangankan dana untuk berobat, ia pun sampai saat ini tak pernah sekalipun tersentuh bantuan dari pemerintah.

"Suami sakit secara tiba - tiba sejak tiga bulan yang lalu dan sampai saat ini belum pernah di bawa ke rumah sakit untuk mengecek atau berobat karena terkendala biaya," katanya saat di temui TribunLombok.com, Selasa (20/9/2022).

Dengan kondisi yang di alaminya, Mardiah sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak.

"Harapan saya suami saya bisa berobat, namun saat ini karena kami tak bisa berbuat banyak karena kendala biaya, saya hanya bisa mendoakan, ada orang baik yang sekiranya bisa membantu," ucapnya haru.

"Pasrah" kata yang tak hentinya dia lontarkan, sebagai ibu dari dua anak, dia harus menguatkan mentalnya sebagai seorang istri yang setia merawat suami yang dicintainya.

Di tempat yang sama Muhammad Alim, kepala Wilayah (Kawil) Timba Mulia Jati saat di minta keterangan mengatakan, kalau warganya tersebut benar-benar memperihatinkan.

"Prihatin, sudah tiga bulan seperti itu saja, lebih lebih sekarang ekonomi susah, untuk makan pun kadang susah, apa lagi berobat," tuturnya.

Baca juga: Rancangan Perubahan KUA dan PPAS untuk APBD Kabupaten Lombok Timur Sudah Disetujui Dewan

Keadaannya kini yang terbaring sakit lebih dari tiga bulan lamanya, menurut Alim harus segera dibawa berobat ke rumah sakit.

Namun saat ini di akuinya warganya tersebut tidak bisa berobat ke rumah sakit karena terkendala ekonomi atau biaya untuk berobat dan tidak punya BPJS.

Jangankan untuk berobat kebutuhan sehari-haripun mereka sangat kekurangan, mengingat saat ini Masri bersama istrinya dan Dua orang anaknya menumpang dirumah keluarganya yang masih satu kampung di dusun Timba Mulia Jati.

"Saya sebagai Kewil Dusun Timba Mulia Jati Desa Sukamulia Mulia sangat berharap pemerintah terkait baik Kabupaten, Provinsi Hingga pusat segera mungkin untuk membantu warga saya yang sedang mengalami sakit yang sangat memperihatinkan dan tidak bisa berbuat apa-apa hanya terbaring lemas ditempat tidurnya,"tutupnya.

Baca juga: MGPA Kerjasama dengan Poltekpar Lombok, Mahasiswa Bisa Magang hingga Kerja di Sirkuit Mandalika

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved