Kematian Brigadir J

Singgung Pertengkaran Ferdy Sambo dan Istri, Kamaruddin: Putri Ancam Laporkan Bisnis Mafia Suami

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengatakan bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sempat bertengkar sebelum penembakan.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Tribunnews
Kolase Kamaruddin Simanjuntak dan Irjen Ferdy Sambo. Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengatakan bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sempat bertengkar sebelum penembakan. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Muncul klaim yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sempat bertengkar sebelum peristiwa penembakan Brigadir J terjadi.

Klaim tersebut muncul dari pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan hal tersebut dalam video di kanal YouTube Uya Kuya.

"Pertengkaran itu tanggal 21 Juni 2022, pertengkarannya antara Ferdy Sambo dan si Putri akibat di cantik itu," ujar Kamaruddin seperti dikutip pada Senin (19/9/2022).

"Putri Candrawathi mengancam Ferdy Sambo akan mengancam ke atasannya dan membuka bisnis mafianya itu, antara lain judi, kemudian tata niaga sabu-sabu atau narkoba, termasuk prostitusi," tambahnya.

Kamaruddin menambahkan, Brigadir J diduga sebagai informan Putri Candrawathi.

Atas alasan itulah, Brigadir J diancam dibunuh.

"Maka pada saat itu, dia (Brigadir J) menelepon kekasihnya melalui video call, meminta maaf dan mengatakan dia tidak mungkin lagi mengawini kekasihnya karena dia akan dibunuh," kata Kamaruddin.

Menurutnya, ancaman terhadap Brigadir J dari Ferdy Sambo sangatlah kencang.

Masih menurut Kamaruddin, Putri Candrawathi sempat memanggil adik Brigadir J pada 1 Juli 2022.

Baca juga: Bersuara Lantang, Pengacara Brigadir J Sebut Ferdy Sambo Punya Bekingan Menteri, DPR Hingga Mafia

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved