Berita Viral

Seorang Bocah di Medan Dirudapaksa hingga Terjangkit HIV, KemenPPPA Turun Tangan!

Seorang bocah berinisial J (12), asal Medan, Sumatera Utara, dirudapaksa hingga tertular penyakit HIV.

Tribun Jateng/Bram Kusuma
Seorang Bocah di Medan Dirudapaksa hingga Terjangkit HIV, KemenPPPA Turun Tangan! - Ilustrasi pemerkosaan. 

TRIBUNLOMBOK.COM – Seorang bocah berinisial J (12), asal Medan, Sumatera Utara, dirudapaksa hingga tertular penyakit HIV.

J tertular HIV dari tiga orang terdekatnya.

"Yang kita duga ada beberapa orang, ada inisial L, A dan B. Semuanya orang terdekat termasuk pacar mamaknya, inisial B," kata pengacara korban, Arianto Nazara di Polrestabes Medan, pada Jumat (16/9/2022).

Menanggapi kasus tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) tegas akan mengusut perkara ini sampai tuntas.

Baca juga: Gejala HIV AIDS yang Perlu Diwaspadai, Deman hingga Penurunan Berat Badan

KemenPPPA mengutus keras perlakuan rudapaksa yang dilakukan terhadap J.

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar mendorong kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku persetubuhan.

Menurutnya, tindakan itu telah melanggar Pasal 76D Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Pelaku bisa dituntut dengan ancaman pidana seberat-beratnya sebagaimana diatur dalam Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016. Terlebih pelaku merupakan orang-orang terdekat korban," ujar Nahar dalam keterangannya, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: Penderita HIV/AIDS Beresiko Tinggi Akhiri Hidup, Dikes Imbau Warga Tidak Kucilkan Mereka

Nahar menyebutkan, saat ini J tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan lantaran terinfeksi HIV.

“Saat ini, upaya perlindungan khusus anak terhadap J, juga dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2021 tentang PKA, khususnya anak korban kejahatan seksual dan anak dengan HIV/AIDS,” tutur Nahar.

Menurut Nahar, Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di daerah telah mendampingi J dan keluarga sejak awal kasus ini bergulir.

Termasuk dalam proses pemeriksaan di kepolisian serta mendampingi upaya rehabilitasi medisnya.

"Kami terus memantau. Saat ini kondisi anak semakin membaik," tambah Nahar.

 

Sumber: Tribunnews.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved