Sirkuit Mandalika

Sejarah Shell Eco-marathon, Kompetisi Kendaraan Hemat Energi yang akan Digelar di Sirkuit Mandalika

Shell Eco-marathon awalnya dimulai dengan 'taruhan' antara Direktur Riset Shell Bob Greenshields dengan teman-temannya pada tahun 1939

Instagram @shell
Ilustrasi balapan Shell Eco-marathon di Sirkuit Sepang, Malaysia 2 Mei 2019. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Shell Eco-marathon 2022 akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 11-15 Oktober mendatang.

Kompetisi membangun kendaraan hemat energi ini diikuti perwakilan mahasiswa dari seluruh universitas ternama di dunia.

Lalu, seperti apa sejarah Shell Eco-marathon ini hingga kini menjadi kompetisi bergengsi?

seperti dikutip dari themandalikagp.com, Jumat (16/9/2022), Shell Eco-marathon merupakan ajang kompetisi jenis kendaraan hemat energi yang dibagi menjadi prototype dan urban concept.

Baca juga: Jadwal Shell Eco-marathon 2022 di Sirkuit Mandalika, Balapan Kendaraan Hemat Energi para Mahasiswa

Kendaraan prototype mengutamakan efisiensi sumber energi disertai desain inovatif dengan konsep masa depan.

Sementara kendaraan urban concept ini berjenis konvensional roda empat dengan simulasi kebutuhan nyata transportasi umum.

Berbagai kendaraan ini menggunakan bahan bakar bensin, solar, ethanol, gas alam cair juga hidrogen atau baterai lithium untuk motor listrik.

Shell Eco-marathon memperlombakan tiga kategori mulai dari challenger, regional, hingga world championship series.

Sejumlah kategori ini merupakan kompetisi berbagai tingkatan, misalnya challenger bagi peserta yang masih menyempurnakan kendaraan, regional bagi yang mulai memiliki berpengalaman, hingga kejuaraan dunia bagi yang sudah memiliki kemampuan mencapai tingkat efisiensi tertinggi.

Sejarah Shell Eco-marathon

Dikutip dari laman resminya, Shell Eco-marathon awalnya dimulai dengan kompetisi 'taruhan' antara Direktur Riset Shell Bob Greenshields dengan teman-temannya pada tahun 1939.

Aturannya, mengenai siapa yang bisa membuat kendaraan jalanan dengan penghematan BBM terbaik untuk memaksimalkan efisiensi enegi.

Bob memenangi taruhan dengan hasil konsumsi BBM 49 mil per galon atau 20,83 kilometer per liter.

Selanjutnya, Shell Eco-marathon secara resmi diluncurkan tahun 1985 ketika 25 tim berkumpul di Prancis berkompetisi dengan kendaraan kayu, yang menjadi fondasi balapan seperti yang dikenal saat ini.

Baca juga: Tampilan Baru Sirkuit Mandalika akan Langsung Diuji Event Shell Eco-marathon 2022

Hingga kini, lebih dari 100 ribu mahasiswa dari ribuan universitas di lebih dari 60 negara sudah ikut berpartisipasi dalam Shell Eco-marathon.

Shell Eco-marathon menjadi ajang kompetisi mengenai sejauh mana kita bisa melaju dengan sesedikit mungkin konsumsi energi.

Rekor yang tercipta hingga kini yakni kendaraan prototype yang bisa melaju sejauh 3.771 kilometer hanya dengan 1 liter bensin, atau sama dengan berkendara dari London Inggris ke Roma Italia pulang pergi.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved