NTB

Mobil Damkar Rusak, Kebakaran di Pelosok Bima Dipadamkan Warga Dengan Alat Seadanya

Dok. Damkar Kabupaten Bima
Sejumlah anak menyaksikan puing kebakaran rumah di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Kamis (15/9/2022). Tidak ada mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima hingga api dipadamkan dengan swadaya. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Upaya pemadaman kebakaran di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima tak dapat segera ditangani alat pemadam.

Desa yang terletak di ujung selatan Kabupaten Bima jauh dari pusat kecamatan sehingga membuat insiden kebakaran yang menghanguskan 5 rumah pada Jumat (16/9/2022) dini hari tadi, lamban tertangani.

Informasi yang diperoleh wartawan, hingga api padam tidak ada mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.

Plt Kadis Damkar Kabupaten Bima, Ishaka yang dikonfirmasi mengakui, api dipadamkan secara swadaya oleh warga bersama Babinsa setempat.

Baca juga: 5 Rumah Warga di Pelosok Bima Terbakar: 3 Bangunan Rata dengan Tanah, Kerugian Capai Rp 400 Juta

"Mobil Damkar ada yang menuju lokasi, tapi ditahan oleh kawan-kawan Polsek karena api sudah padam," ungkapnya.

Ia mengakui, pihaknya terlambat mendapatkan informasi.

Ditambah lagi dengan letak Desa Tolouwi yang jauh sehingga petugas pemadam kebakaran terlambat.

Sebenarnya ada mobil Damkar Kabupaten Bima di kantor camat.

Namun, kata Ishaka, mobil tersebut sudah lama rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

"Sekarang dititipkan di kantor Damkar," ungkapnya.

Pada anggaran perubahan, pihaknya sudah mengusulkan biaya perbaikan mobil Damkar.

Sehingga wilayah Bima yang letaknya terpelosok bisa disiagakan satu unit damkar.

"Sudah kita ajukan dalam perubahan, semoga terealisasi," pungkas Ishaka.

(*)