Berita Nasional

Surabaya Berduka, Cak Sapari Legenda Ludruk Suroboyoan Meninggal Dunia

Cak Sapari bersama rekannya Cak Kartolo sukses menjadi ikon ludruk Suroboyoan.

Tangkapan Layar Kompas.id dari akun YouTube Cak Kartolo
Tangkapan layar dari akun YouTube Cak Kartolo Channel memperlihatkan kondisi peludruk senior Sapari (tengah, bersarung) saat dikunjungi sahabat sekaligus tokoh ludruk Kartolo dan keluarga, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Kabar duka datang dari seniman ludruk asal Surabaya, Cak Sapari.

Cak Sapari dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (15/9/2022) pagi.

Legenda ludruk Surabaya itu terkenal dengan aksi panggungnya yang menghibur rakyat.

Cak Sapari meninggalkan banyak kenangan bagi warga Surabaya.

Baca juga: Mengenal Overact Theatre, Komunitas Teater Anak Muda di Lombok yang Berbicara Soal Rakyat

Ia dulu sering berduet dengan Cak Kartolo.

"Lucu dan mbanyol pol. Nek tampil karo Cak Kartolo selalu guyonan e karambolan. Saut-sautan. Kompak. (Lucu dan kocak. Kalau tampil bersama Cak Kartolo, candaanya bisa bersahutan)," kenang Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Menurut Cak Ji, kelucuan yang dihadirkan Cak Sapari terjadi begitu saja, alias natural.

Tidak terkesan dibuat-buat.

Baca juga: Mengenal Tarian Suling Dewa di Bayan, Tari Ritual Pemanggil Hujan hingga Pengusir Hama

Jam terbang yang tinggi dan kemampuan yang terus diasah lewat latihan, membawa Cak Sapari bersama rekannya Cak Kartolo sukses menjadi ikon ludruk Suroboyoan.

Cak Ji menyebut, dialah pahlawan Ludruk.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved