Korban Tewas Sudah Mencapai 1.486 Jiwa Akibat Banjir di Pakistan

Kantor berita Reuters melaporkan, dari total jumlah tersebut, sebanyak 530 orang di antaranya adalah anak-anak.

Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Ilustrasi banjir. Banjir di Pakistan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang sampai Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM, ISLAMABAD – Korban tewas akibat banjir di Pakistan sudah mencapai 1.486 jiwa sampai hari Kamis (15/9/2022).

Banjir dilaporkan menenggelamkan hampir sebagian besar wilayah negara Asia selatan tersebut.

Baca juga: Banjir Usai MotoGP Mandalika, Pemda Lombok Tengah Segera Normalisasi DAS Tabelo

Baca juga: Kisah Korban Banjir Bandang di Sumbawa, Emas dan Tabungan Hanyut, Rumah Hanya Tinggal Batu Penyangga

Jumlah korban tewas sebanyak 1.846 orang ini berdasarkan data Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional Pakistan yang dirilis pada Kamis (15/9/2022).

Kantor berita Reuters melaporkan, dari total jumlah tersebut, sebanyak 530 di antaranya adalah anak-anak.

Sekitar 33 juta jiwa, dari total populasi Pakistan sebanyak 220 juta jiwa, telah terdampak banjir bandang sejak pekan lalu.

Banjir di Pakistan disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang datang lebih awal dari masanya dan mencairnya gletser di pegunungan utara.

Banjir bandang telah menyapu rumah-rumah, melumpuhkan transportasi, dan menghancurkan tanaman serta hewan ternak.

Total kerugian akibat banjir Pakistan ditaksir mencapai 30 miliar dollar AS atau setara Rp 447 triliun.

Selama beberapa pekan terakhir, pihak berwenang telah memasang sejumlah penghalang untuk menjaga air bah tidak membanjiri fasilitas penting seperti pembangkit listrik.

Sementara itu, para petani dan peternak masih berupaya menyelamatkan hewan ternak mereka yang tersisa karena muncul ancaman baru yakni pakan yang mulai habis.

Pemerintah Pakistan dan PBB menyebut banjir bandang yang menerjang negara Asia Selatan tersebut disebabkan karena perubahan iklim.

Padahal sebelumnya, Pakistan dilanda musim panas dengan suhu tinggi yang memecahkan rekor.

Dalam peristiwa saat ini, hujan di Pakistan pada Juli hingga Agustus 2022 sekitar 190 persen lebih banyak dari rata-rata 130 tahun terakhir.

Bahkan di Provinsi Sindh, daerah paling parah terdampak banjir, intensitas hujan 466 persen lebih banyak.

Bantuan dari Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat (AS) tiba di Pakistan pada Kamis 15 September 2022. Di sisi lain, PBB sejauh ini sedang menilai kebutuhan rekonstruksi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Banjir Pakistan: Korban Tewas Capai 1.486 Jiwa

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved