Kasus Korupsi

Lukas Enembe Terseret Kasus Gratifikasi Rp 1 Miliar: Rekening Diblokir, Dicegah ke Luar Negeri

Gubernur Papua Lukas Enembe diblokir rekeningnya oleh PPATK dan dicegah bepergian ke luar negeri setelah terseret kasus korupsi yang ditangani KPK

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Gubernur Papua Lukas Enembe usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT RI Ke-77, Jayapura, Papua, Rabu (17/8/2022). Lukas Enembe terseret kasus gratifikasi proyek tahun 2020. 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe terseret kasus gratifikasi proyek di Papua tahun 2020.

Kini, rekeningnya diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Selain itu, Lukas Enembe juga dicegah bepergian ke luar negeri.

Koordinator Kelompok Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan, permintaan pemblokiran rekening Lukas Enembe ini atas permohonan KPK.

Baca juga: Bawaslu dan KPU Tunggu Revisi UU Pemilu atau Perpu untuk Pemilu 4 Provinsi Baru di Papua

"Benar," ucapnya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/9/2022).

Meski demikian, KPK tidak mengungkapkan alasan KPK meminta pemblokiran rekening Lukas Enembe ini.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

Permintaan pencegahan diajukan KPK.

“Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Ditwasdakim) Ditjen Imigrasi menerima pengajuan pencegahan kepada subjek an. Lukas Enembe dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7 September 2022. Pencegahan berlaku selama enam bulan,” jelas Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, I Nyoman Gede Surya Mataram di Jakarta pada Senin (12/9/2022) dikutip dari laman resmi imigrasi.

Gubernur Papua dua periode kelahiran 27 Juli 1967 tersebut resmi dicegah keluar dari wilayah Indonesia terhitung sejak tanggal diterimanya pengajuan pencegahan sampai dengan tanggal 7 Maret 2023.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved