Tiga Petani Bertarung Melawan Seekor Macan di Sumedang, Endingnya Tragis

Tiga orang petani Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang bertarung hidup mati melawan serangan seekor macan kumbang.

Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa
Kloase, kiri Udes, warga Dusun Situhiang RT04/08 Desa Tegalmanggung Kecamatan Cimanggung, Sumedang, salah satu korban terkaman macan kumbang. Sementara kanan merupakan ilustrasi macan. 

Seperti Udes mendapat luka di mata dan dibawa ke RS Cicendo, Kota Bandung.

Dua orang lainnya, Adin kena luka di tangan dan Adi jarinya hampir putus, sehingga dibawa ke RSUD Cikopo.

"Serangannya cukup parah," kata Cecep.

Atas kejadian tersebut, pemerintah desa segera melapor ke Polsek Cimanggung dan BKSDA Jawa Barat.

"Orang BKSDA malah menginap selama dua hari di Tegalmanggung," kata Cecep.

Kejadian macan menyerang warga baru kali ini terjadi di Tegalmanggung.

Desa Tegalmanggung merupakan desa yang secara geografis berada di antara Desa Cimanggung dan Desa Sindulang.

Desa ini merupakan daerah di kaki gunung Kareumbi (TBMK).

"Para korban terkaman macan sudah kembali dari rumah sakit. Mereka kian membaik meski tampak masih terkejut dengan kejadian yang menimpa itu," kata Cecep.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul DETIK-detik 3 Petani di Sumedang Diserang Macan Kumbang, Terluka Parah saat Tarung Sampai Macan Mati.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved