NTB

Nama Bayi Kembar Empat di NTB Diambil dari Asmaul Husna

Dok. RSUD NTB
Tim medis merawat bayi kembar empat di ruang NICU RSUD Provinsi NTB, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Muhammad Umar (35), orang tua bayi kembar empat yang lahir di RSUD Provinsi NTB telah menyiapkan nama bagi keempat bayinya.

Beberapa nama bayi kembar empat tersebut terinspirasi dari Asmaul Husna, yakni 99 nama Allah yang indah dan baik.

"Diambil dari Asmaul Husna," kata Umar.

Muhammad Umar menyebut nama masing-masing bayi kembar empat tersebut, yakni Al Zikri (keadilan), Al Zikru (peringatan), Al Jabbar (yang maha kuasa), dan Al Muaji.

Nama-nama tersebut merupakan bahasa Arab yang sebagian terinspirasi dari Asmaul Husna.

Baca juga: Cerita Orang Tua Bayi Kembar Empat di NTB, Keluarga Punya Riwayat Keturunan Kembar

Bayi pertama diberi nama Al Zikri (adil), orang yang adil dan bijaksana.

Bayi kedua Al Zikru (peringatan), merupakan nama lain dari Al Quran yang berisi peringatan kepada manusia supaya terhindar dari perbuatan mungkar.

Al Jabbar (yang maha kuasa), merupakan salah satu Asmaul Husna yang memiliki arti maha kuasa.

Bayi keempat diberi nama Al Muaji, salah satu nama populer untuk anak laki-laki dalam Islam.

Orang yang namanya Muaji adalah orang yang berani, cerdas, dan pekerja keras.

Bayi kembar empat melalui operasi cesar, di RSUD Provinsi NTB, Rabu (7/9/2022), sekitar pukul 08.30 Wita.

Baca juga: Bayi Kembar Empat Lahir di RSUD Provinsi NTB, Operasi Sesar Berjalan Lancar

Umar menyebut bayi pertama lahir dengan berat badan 1.350 gram, bayi kedua 1.370 gram.

Kemudian bayi ketiga memiliki berat badan 1.100 gram, dan bayi keempat lahir dengan berat 1.195 gram.

Umar menuturkan, dia tidak langsung mengetahui sang istri mengandung bayi kembar empat.

Muhammad Umar mengaku sangat senang istrinya, Siti Nursiah dan bayi kembar empatnya selamat.

Meski demikian keempat bayi tersebut saat ini masih dirawat di ruang NICU RSUD Provinsi NTB.

Tim medis merawat bayi kembar empat di ruang NICU RSUD Provinsi NTB, Jumat (9/9/2022).
Tim medis merawat bayi kembar empat di ruang NICU RSUD Provinsi NTB, Jumat (9/9/2022). (Dok. RSUD NTB)

Warga Desa Kaboro, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima ini tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan punya bayi kembar empat.

Tim operasi cesar bayi kembar empat dipimpin dr Agus Rusdhy H. Hamid, Sp.OG (K), MARS.

Dia merupakan dokter spesialis obstetri ginekologi konsultan fetomaternal RSUD Provinsi NTB.

Menurutnya, kelahiran bayi kembar empat ini merupakan yang pertama di RSUD Provinsi NTB.

Ibu bayi merupakan pasien rujukan dari Bima dan operasi dilakukan dalam umur kehamilan 28 atau 29 minggu.

"Alhamdulillah operasi berjalan lancar, kurang lebih sekitar 45 menit. Ibu bayi dalam kondisi stabil" kata Rusdhy.

Kelahiran bayi kembar empat yang pertama kali di RSUD Provinsi NTB ini mendapat atensi penuh Direktur RSUD Provinsi NTB dr HL Herman Mahaputra, M.Kes., M.H. atau biasa disapa dr Jack.

"Kelahiran ini dipersiapkan dengan matang, dimana sejak awal kedatangan, kondisi Ibu dan janin terus dipantau pihak RS," katanya.

Menurutnya, ini termasuk kasus yang unik, karena kehamilan bayi kembar empat ini terjadi melalui proses pembuahan yang normal.

"Bukan pembuahan buatan atau melalui proses bayi tabung," kata dr Jack.

Diketahui bayi I lahir dengan BB 1350 gram, bayi II dengan BB 1370 gram, bayi III dengan BB 1100 gram, dan bayi keempat lahir dengan BB 1195 gram.

Keempat bayi yang lahir berselang 1 menit tersebut,saat ini mendapat perawatan intensive di ruang RSUD NTB.

(*)