Dicecar Pertanyaan Soal Kebocoran Data, Johnny G Plate: Bukan Tanggung Jawab Kominfo, Tapi BSSN

Menteri Johnny G Plate mengatakan bahwa perihal serangan siber seperti kebocoran data bukan merupakan tanggung jawab Kominfo, melainkan BSSN.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
kominfo.go.id
Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam Konferensi Pers Kick Off Meeting DEWG G20 2022 di Grand Hyatt Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2022). Menteri Johnny G Plate mengatakan bahwa perihal serangan siber seperti kebocoran data bukan merupakan tanggung jawab Kominfo, melainkan BSSN. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah menjadi perbincangan publik selama beberapa hari terakhir.

Kata Kominfo bahkan masuk dalam daftar trending topic Twitter Indonesia pada Jumat (9/9/2022).

Semua ini ada kaitannya dengan dugaan kebocoran data akibat serangan siber.

Rupanya, topik ini turut dibahas di rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada Rabu (7/9/2022) kemarin.

Rapat tersebut didokumentasikan dalam bentuk video dan diunggah di kanal YouTube DPR RI.

Dalam kesempatan itu, beberapa anggota Komisi I DPR RI menanyakan kasus kebocoran data kepada Menteri Kominfo Johnny G Plate yang tengah ramai dibahas masyarakat.

Mengenai pertanyaan tersebut, Johnny G Plate memberikan tanggapannya.

Menurutnya, semua serangan siber bukanlah tanggung jawab Kominfo, melainkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Di bawah PP No.71 Tahun 2019, terhadap semua serangan siber leading sektor dan domain penting tugas pokok dan fungsi, bukan di Kominfo," ujar Johnny G Plate.

"Terhadap semua serangan siber atas ruang digital kita menjadi domain teknis Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," tambahnya.

Baca juga: Penjelasan Kominfo Soal Kebocoran 1,3 Miliar Data Nomor HP yang Diduga Dijual di Forum Online

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved