Apa Itu Salat Lihurmatil Waqti? Keadaan, Niat, dan Tata Cara Melaksanakannya

Dalam keadaan tertentu salat wajib dapat dilaksanakan tanpa harus melaksanakan semua syarat sah dan rukun salat. Disebut salat lihurmatil wakqti.

Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa/Qudus
Ilustrasi salat Lihurmatil Waqti 

TRIBUNLOMBOK.COM - Ibadah salat merupakan ritual paling sakral bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ibadan salat memiliki ketentuan yang harus dipenuhi untuk melaksanakannya.

Diantaranya, harus dalam keadaan suci dari hadats kecil maupun besar, menutup aurat, suci pakaian serta tempat, menghadap kiblat dan sebagainya.

Setelah semua terpenuhi barulah salat bisa dilaksanakan.

Salat tidak bisa dilakukan sembarangan, namun salat memiliki gerakan khusus serta bacaan khusus yang telah menjadi ketentuannya.

Ketentuan-ketentuan ini wajib dipenuhi sebelum melaksanakan salat.

Baca juga: Tata Cara Salat Jenazah Lengkap dengan Bacaan dan Doa, Tulisan Arab dan Artinya

Apabila salah satu bagian yang tidak terpenuhi, maka salat batal atau tidak sah.

Hanya saja, dalam beberapa keadaan, salat dapat dilakukan meskipun tidak memenuhi sebagian atau semua syarat sah dan rukun salat.

Kedaan ini dikenal dengan nama salat lihurmatil waqti atau salat untuk menghormati waktu.

Imam Nawawi di dalam kitab Majmu’ Syarah Muhadzdzab menjelaskan, salat lihurmatil waqti adalah salat yang dilaksanakan apabila tidak menemukan air untuk bersuci.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved