Khazanah Islam

Tata Cara Salat Jenazah Lengkap dengan Bacaan dan Doa, Tulisan Arab dan Artinya

Salat jenazah merupakan salah yang dilaksanakan saat seorang muslim meninggal dunia. Salat ini hukumnya fardhu kifayah, pelaksanaanya bisa diwakili.

Editor: Sirtupillaili
Dok.Warga
Tangkapan layar video ibu-ibu di Lingkungan Taman Kapitan, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Mataram mengangkat jenazah ke pemakaman, Kamis (12/8/2021). Aksi ibu-ibu ini viral karena tidak lazim. Berikut tata cara salat jenazah dalam Islam. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Dalam Islam, salat jenazah merupakan salah yang dilaksanakan saat seorang muslim meninggal dunia.

Islam mengharuskan umatnya menggelar salat jenazah ketika ada seorang muslim meninggal.

Bagi umat Islam yang melaksanakan salat, dia akan mendapat pahala besar.

Dari Abu Hurairah, Ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahualaihi wa Sallam bersabda:

"مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّىَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ ، وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ . قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ

Artinya:
“Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” Rasulullah Shallallahualaihi wa Sallam lantas menjawab, “Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.”

(HR. Bukhari no. 1325 dan Muslim no. 945)

Baca juga: Sholat Tahajjud: Keutamaan, Waktu, Lafaz Niat, Sunnah, dan Tata Caranya

Hukum Salat Jenazah

Hukum salat jenazah adalah fardhu kifayah, artinya kewajiban yang dibebankan kepada seluruh ummat. Seseorang tidak diwajibkan, jika sudah ada yang mewakili melaksanakannya.

Tapi jika tidak ada seorang pun yang menyalatkan jenazah seorang muslim, maka satu kampung akan mendapatkan dosa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved