Kematian Brigadir J

Komentari Kabar Ferdy Sambo Menangis, Hotman Paris: Jika Benar, dari Segi Hukum Sangat Memengaruhi

Hotman Paris sempat menyinggung soal isu Ferdy Sambo menangis. Menurutnya, hal itu bisa berpengaruh dari segi hukum kasus pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Kolase Facebook dan Warta Kota/Nur Ichsan
Hotman Paris, Ferdy Sambo dan Brigadir J. Hotman Paris sempat menyinggung soal isu Ferdy Sambo menangis. Menurutnya, hal itu bisa berpengaruh dari segi hukum kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pengacara kondang Hotman Paris kembali mengomentari kasus penembakan Brigadir J

Menurut Hotman Paris, kabar Ferdy Sambo menangis sebelum melakukan penembakan bisa sangat berpengaruh dari segi hukum.

Hotman Paris menjelaskan, Ferdy Sambo bisa terlepas dari sangkaan pasal pembunuhan berencana jika kabar tersebut benar.

Hal itu Hotman ungkapkan ketika menjadi tamu undangan di acara FYP yang dipandu oleh Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.

"Ini saya baru dengar, dalam kasus penembakan polisi yang sekarang, apakah benar saya tidak tahu, katanya istrinya begitu pulang dari Magelang, lapor ke suaminya, si jenderal (Ferdy Sambo) itu nangis," kata Hotman Paris seperti dikutip dari kanal YouTube Trans7 Official Senin (29/8/2022).

"Itu katanya, kata saksi di BAP," imbuhnya.

"Kalau itu benar, dari segi hukum sangat mempengaruhi," tambahnya lagi.

Menurut Hotman, hal itu bisa membuat Ferdy Sambo menembak Brigadir J dalam keadaan emosi.

"Berarti apa? Emosi spontan, berarti bisa kena bukan pembunuhan berencana," jelas Hotman.

"Bayangin seorang laki-laki jenderal menangis begitu istrinya mengadu di rumah pribadi," imbuhnya.

Baca juga: Berang Istri Ferdy Sambo Ngaku Alami Pelecehan, Pengacara Brigadir J Ungkap Bukti, Singgung Soal WA

Kendati demikian, Hotman Paris belum bisa memastikan apakah benar ada saksi yang berkata seperti itu di BAP atau tidak.

"Kalau itu benar, itu akan bisa dipakai pengacaranya Sambo kalau penembakan itu spontan, bukan berencana," kata Hotman.

Diberitakan sebelumnya, Putri Candrawathi diperiksa selama kurang lebih 12 jam.

Selain itu, ia juga dicecar 80 pertanyaan oleh penyidik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved