Breaking News:

Keutamaan Mengajak Anak Yatim Makan Bersama: Pahala, Keberkahan, dan Jalan Memuluskan Hajat

Terdapat beberapa keutamaan menjamu atau mengajak makan bersama dengan anak anak-anak yatim selain mendapatkan banyak pahala

pixabay.com
Ilustrasi anak-anak makan. Terdapat beberapa keutamaan menjamu atau mengajak makan bersama dengan anak anak-anak yatim selain mendapatkan banyak pahala. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Islam menganjurkan memberi perhatian dengan menyantuni anak yatim.

Adapun cara menyantuni anak yatim dengan cara menanggung nafkahnya, tidak menelentarkan, dan membentaknya.

Bahkan muslim dianjurkan untuk mengusap kepala anak yatim sebagai bentuk kasih sayang, terutama di hari Asyura bulan Muharram.

Selain itu, muslim juga sangat dianjurkan untuk mengajak anak yatim makan bersama.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Sumbawa Kuliah Tanpa Biaya di Solo, Anak Yatim yang Juara Regional Lomba Vlog

Dikutip dari laman resmi Bimas Islam Kemenag RI, berdasarkan beberapa riwayat, terdapat beberapa keutamaan menjamu atau mengajak makan bersama dengan anak anak-anak yatim selain mendapatkan banyak pahala.

Pertama, menjamu anak yatim bisa melembutkan hati dan menyebabkan terkabulnya hajat.

Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Thabrani dari Abu Al-Darda’ yang berbunyi:

Apakah kamu ingin hatimu lembut dan hajatmu terkabul? Sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, berilah ia makan dari makananmu, maka hatimu akan lembut dan hajatmu akan terkabul.

Kedua, jamuan bersama anak yatim dijauhkan dari gangguan setan.

Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Thabrani dari Abu Musa Al-Asy’ari, dari Nabi SAW bersabda;

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved