RSUD Provinsi NTB

Pembangunan IGD Terpadu RSUD NTB Memasuki Tahap Akhir, Akan Jadi Kado HUT NTB ke-64

Pembangunan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terintegrasi dan rawat inap RSUD Provinsi telah memasuki tahap akhir.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMY
Pembangunan IGD Terpadu RSUD NTB Memasuki Tahap Akhir, Akan Jadi Kado HUT NTB ke-64 - Direktur Utama RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pembangunan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terintegrasi dan rawat inap RSUD Provinsi telah memasuki tahap akhir.

Direktur Utama RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dr Lalu Herman Mahaputra mengungkapkan progres pembangunan IGD Terpadu tersebut telah mencapai 60 persen.

"Ya secara struktur bangunan sudah jadi, tinggal finishing saja, seperti tembok, pemasangan instalasi, dan plafon," kata Lalu Herman Mahaputra kepada awak media pada Rabu, (24/8/2022).

Pria yang kerap disapa Dokter Jack itu mengatakan pembangunan ruang IGD Terpadi dan rawat inap ini menelan biaya hingga mencapai Rp350 miliar dan diharapkan bisa rampung pada 17 Desember 2022.

Baca juga: PERSI NTB Gelar Muswil di RSUD NTB, Eka Nurhayati Terpilih sebagai Nakhoda Baru

Melihat tenggat waktu yang ada, pihaknya optimis pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Dokter Jack menyebut, IGD Terpadu ini nantinya akan menjadi kado HUT NTB ke-64 pada Desember nanti.

‘’Saya yakin kok, Desember sudah clear. Bahkan, saat 17 Desember itu soft launchingnya. Ini sebagai kado HUT NTB tahun 2022,’’ bebernya.

Mantan Direktur RSUD Kota Mataram ini, menyampaikan ada tiga bangunan utama yang dibangun di atas lahan seluas 1,25 hektare tersebut.

Baca juga: Grha Gemilang RSUD NTB Beri Pelayanan Eksekutif, Ikhtiar Jawab Kebutuhan Masyarakat

Di antaranya ruang IGD dengan bangunan delapan lantai, dan ruang rawat inap empat lantai dengan kapasitas 50 kamar.

"Dan satu gedung lagi penambahan ruang yang dipakai sebelumnya untuk ruang isolasi pasien COVID-19, akan berdiri enam lantai dari sebelumnya sudah terbangun empat lantai," terang dokter Jack sapaan akrabnya.

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved