NTB
KONI Pusat Pantau Kesiapan NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah PON 2028
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tim Penjaringan dan Penyaringan Tuan Tumah PON 2028 KONI Pusat melakukan verifikasi dan visitasi untuk memastikan kesiapan awal NTB dan NTT untuk menjadi tuan rumah.
Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjend TNI (Purn) Dr. Suwarno mengatakan bahwa NTB dan NTT menjadi tuan rumah PON 2028.
"Kalau akad nikah, kami terima nikahnya NTB," ujarnya mengibaratkan persetujuan NTB dan NTT menjadi tuan rumah Minggu, (21/8/2022).
Suwarno mengatakan bahwa, dalam waktu enam tahun ini, NTB harus memastikan kesiapan hal-hal mendasar dalam pelaksanaan event olahraga nasional ini, seperti transportasi dan akomodasi.
Baca juga: KONI NTB Kembangkan Olahraga Minat Khusus Menuju PON 2028, Mulai dari Triathlon hingga Voli Pasir
Selain itu, infrastruktur juga harus dipastikan memadai.
"Akomodasi itu penting, mohon dicek, akomodasi tidak sederhana, transportasi direncanakan agar tidak menimbulkan masalah kedepannya," jelasnya.
Purnawirawan Jenderal TNI bintang dua ini menyarankan NTB agar membuat master plan dari semua rancangan kegiatan PON ini sesegera mungkin, agar bisa menjadi gambaran dan bahan koreksi kedepan.
"Saran kami buatkan master plan untuk 2028, ini akan menjadi gambaran biaya yang akan ditimbulkan saat PON berlangsung," terangnya.
Suwarno juga menyarankan agar NTB lebih baik melakukan renovasi-renovasi terhadap gedung yang ada daripada membangun ulang.
"kami sarankan juga, lebih banyak pada renovasi baru ditambahkan apa bila perlu. Venue bisa juga tidak permanen tapi harus direncanakan," ujarnya.
Suwarno mengatakan, final penetapan tuan rumah PON 2028 ini akan dilaksanakan tanggal 13 September mendatang, NTB dan NTT adalah calon tunggal pada saat pendaftaran, sehingga NTB dan NTT diminta melakukan persiapan perencanaan sematang mungkin sebagai baan presentasi di pusat.
Gubernur NTB yang diwakili oleh Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariyadi mengatakan dengan tegas kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028.
"Atas nama pemerintah provinsi NTB, kami mengucapkan selamat datang tim pusat dan kami menyatakan siap menjadi tuan rumah PON 2028," ujarnya.
Mengenai persiapan transportasi dan akomodasi PON 2028, Sekda menjelaskan, transportasi baik itu darat, laut, dan udara sudah siap untuk menyambut perhelatan ini.
"Kami punya bandara internasional, kami punya Pelabuhan Gili Mas yang kapal-kapal besar sudah bisa bersandar, begitu juga dengan kebutuhan lainnya termasuk akomodasi," terangnya.
• NTB Jadi Calon Tunggal Tuan Rumah Bersama PON XXII/2028
Ketua KONI NTB Mori Hanafi menyampaikan bahwa, untuk akomodasi NTB sudah memiliki 27 ribu kamar hotel dan kemungkinan akan menjadi 40 ribu pada perhelatan PON 2028.
"Jadi kalau dari segi penginapan kami sudah siap," tutur Mori.
Untuk venue, sesuai dengan saran dari KONI Pusat, beberapa fasilitas venue yang bisa digunakan lebih dari satu cabang olahraga akan dilakukan perbaikan dan pemenuhan fasilitas.
Mengenai cabang olahraga, untuk awal ini NTB dan NTT sudah melakukan perencanaan sebanyak 45 cabang olahraga.
Namun kedepannya ditambahkan lagi yang kemungkinan akan menjadi 58 cabang olahraga.
Dirinya berharap PON 2028 NTB-NTT ini sukses dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi para peserta.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/koni-pantau-persiapan-pon-2028-ntb-ntt.jpg)