Korban PMI Diberi Uang oleh Calo hingga Rp10 Juta, Disnakertrans NTB Minta Masyarakat Tidak Tergiur

Masyarakat mudah tergiur oleh calo lantaran dijanjikan sejumlah uang sebelum pemberangkatan dan dijanjikan gaji besar setelah penempatan.

TribunLombok.com/ Lalu Helmi
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB I Gede Putu Aryadi harap lintas sektor dapat bantu berantas calo PMI Ilegal. 

"Ditambah lagi sekarang ada KBRI palsu yang digerakkan mafia, artinya ketika korban menghubungi KBRI justru tertipu oleh mafia yang berpura-pura menjadi pihak KBRI. Cukup banyak masalah-masalah ini," paparnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pemeriksaan, Pelatihan dan Penempatan Kerja Kemenaket RI M Rizky Nasution menambahkan, ada beberapa langkah dalam penanganan PMI ilegal antara lain para pihak terkait harus konsisten dalam pemberantasan PMI ilegal.

Kemudian, menyiapkan anggaran untuk pencegahan, memasifkan imbauan melalui baliho yang ditempatkan pada pintu-pintu keluar masuk internasional bagi PMI ilegal.

"Mendorong optimalisasi peran kementerian dengan melibatkan KPK, KSP, TNI, Imigrasi, BIN dan Polri. Karena tidak mungkin para calon PMI ini bisa keluar dari NTB tanpa melalui bandara, pelabuhan," tukasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved